Relokasi Pasar Baros Dinilai Mendesak

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 10 Desember 2019 - 12:03:00 WIB   |  dibaca: 97 kali
Relokasi Pasar Baros Dinilai Mendesak

RINGANKAN BEBAN : Bupati Serang Rt Tatu Cahasanah secara simbolis menyerahkan santunan kepada para pedagang Pasar Baros, Senin (9/12).

SERANG, BANTEN RAYA - Pemerintah Kabupaten Serang menyerahkan santunan senilai Rp549 juta kepada 261 pedagang Pasar Baros yang terkena musibah pada 10 November bulan lalu. Dalam kegiatan itu pedagang meminta agar Pemkab Serang merelokasi Pasar Baros ke bagian belakang pasar agar kondisinya lebih representatif dari yang sekarang.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, santunan yang diberikan kepada para pedagang Pasar Baros berasal dari dana tak terduga (TT) yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena bencana. “Saya secara pribadi dan Pemkab Serang turut prihatin atas musibah yang menimpa para pedagang di Pasar Baros ini,” kata Tatu di halaman kantor Kecamatan Baros, Senin (9/12).

Ia mengungkapkan, santunan diberikan kepada 179 pedagang kios masing-masing senilai Rp2,5 juta, kemudian kepada 32 pedagang los masing-masing senilai Rp 2 juta, dan kepada 50 pedagang kaki lima (PKL) masing-masing Rp750 ribu. “Santunan ini jangan dilihat dari berapa jumlah yang kami berikan. Namun inilah bentuk kepedulian kami terhadap para korban kebakaran. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Terkait dengan relokasi Pasar Baros, Tatu mengaku sudah berupaya sejak dirinya menjadi Wakil Bupati Serang saat ada bantuan dari Kementerian Perdagangan pada 2017 lalu, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. “Karena ada keinginan lain pedagang tidak mau dipindahkan, keinginannya hanya mundur dari lokasi pasar, dan akhirnya (bantuan kementerian) dialihkan untuk wilayah lain,” ungkapnya.

Ia berharap, Pemprov Banten bisa membantu relokasi Pasar Baros tersebut dengan membantu membeli lahan yang ada di belakang pasar saat ini. “Jalan dari Kabupaten Serang menuju Kabupaten Pandeglang macet dan kotor. Dengan Pasar Baros mundur ke belakang, diharapkan lebih rapih tidak mengganggu arus lalu lintas. Saya sudah berkirim surat kepada Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim-red),” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, jika dilihat dari nominal bantuan per orang, santuan tersebut tidak terlalu besar. Namun jika dilihat secara keseluruhan cukup besar. “Kita harus bersyukur bantuan ini atas upaya Ibu Bupati yang sejak terjadi kebakaran, terus melakukan komunikasi untuk memberikan bantuan kepada para pedagang,” ujarnya.

Sekretaris Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baros (FKPPB) Aspuri mengatakan, sampai saat ini para pedagang masih trauma dengan bencana kebakaran yang terjadi pada bulan lalu. "Kehadiran bupati ke sini (Baros-red) mengobati rasa trauma kami. Materi yang diberikan kepada kami mungkin kecil tapi secara moril ini yang kami tunggu. Kami menginginkan ada relokasi atau penataan tapi jangan jauh-jauh dari pasar yang sekarang dan minta digratiskan," kata Aspuri. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook