Wakil Walikota "Semprot" ASN yang Tidak Mau Ikut Pengajian

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 10 Desember 2019 - 12:34:57 WIB   |  dibaca: 173 kali
Wakil Walikota "Semprot" ASN yang Tidak Mau Ikut Pengajian

MARAHI ASN: Wakil Walikota Serang menghadang dan memarahi aparatur sipil negara (ASN) yang hendak keluar pintu gerbang Puspemkot Serang, Senin (9/12).

SERANG, BANTEN RAYA - Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, memarahi sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang hendak pulang setelah mengikuti apel pagi, di Puspemkot Serang, Kawasan Kota Serang Baru (KSB), Kota Serang, Senin (9/12). Padahal setelah apel pagi, juga dirangkaikan dengan pengajian rutin bulanan sekaligus memperingati setahun kepemimpinan Aje Kendor.

Pantuan wartawan, Subadri juga memerintahkan kepada petugas keamanan untuk mengunci gerbang Puspemkot Serang. Hal ini agar para ASN tidak ada yang 'kabur' dari agenda sekali dalam sebulan itu."Suruh siapa pada pulang? Ibu, tolong dong hargai di sini kan ada pengajian. Kenapa pada pulang duluan? Balik-balik,” bentak Subadri, kepada para ASN yang sudah menaiki kendaraannya di depan gerbang Puspemkot Serang.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak setiap hari dilakukan, sehingga tidak boleh ada alasan untuk tidak menghadirinya. Sempat ada salah seorang ASN wanita yang mengaku dirinya akan mengikuti rapat di tempatnya. Namun, Subadri tetap menolak alasan tersebut, dan memerintahkan ASN tersebut untuk kembali dan mengikuti pengajian.“Ini gak setiap hari, gak setiap bulan. Gerbang tutup! Kunci! Sini bawa kuncinya!” tegas dia, seraya telunjuknya memerintahkan ke beberapa ASN untuk kembali ke tempat pengajian.

Ditemui seusai pengajian, Subadri mengaku sebenarnya ia tidak marah. Hanya saja mengingatkan kepada ASN agar dapat mengikuti kegiatan yang hanya sekali dalam sebulan ini.
“Ni ya saya luruskan. Bukan marah-marah, hanya saja mengingatkan bahwa Pemkot Serang setiap bulannya memiliki agenda rutin yaitu pengajian bulanan. Dengan tujuan selain bersilaturahmi, juga untuk meningkatkan pengetahuan,” ucapnya.

Ia menuturkan, dirinya sengaja menahan para ASN agar tidak pulang dengan harapan mereka dapat mendengarkan arahan dan wejangan dari kepala daerah.“Harapannya semua ASN dapat mengikuti pengajian ini, karena ini juga dalam momentum setahun kepemimpinan kami. Jadi ASN harus mendengarkan wejangan dan arahan dari pak Wali,” katanya.

Terkait tindakannya yang menggembok gerbang Puspemkot Serang, menurut Subadri, agar benar-benar semuanya mengikuti agenda yang telah direncanakan ini.“Untuk mengejar ketertinggalan dengan kota dan kabupaten lainnya, maka dibutuhkan kebersamaan. Nah kita pengen mengajak kebersamaan kepada masyarakat, namun ternyata ASNnya juga tidak bersama-sama kan sulit,” tegas mantan Ketua DPRD Kota Serang ini.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi Muhsinun mengatakan, sebenarnya bukan karena kurang disiplin, akan tetapi, kebetulan ada beberapa OPD yang menyelenggarakan kegiatan lain. Sehingga para pegawai ingin ke segera pulang ke tempat kegiatan lainnya.

“Jadi mereka mau langsung ketempat kegiatan. Tapi pak Wali dan pak Wakil ingin fokus ikut acara di pemkot, yaitu satu tahun penyelenggaraan Pemerintahan Aje Kendor. Akhirnya, kegiatan yang kadung diagendakan tadi diundur waktunya jadi jam 13.00,” ujar Ritadi.

Ia menjelaskan, setiap Senin para pegawai dan ASN apel pagi di Puspemkot Serang beserta semua OPD. Sedangkan, Selasa sampai Kamis apel pagi dilakukan dimasing-masing OPD. “Hari Jumat tidak ada apel, karena langsung senam jantung sehat dan bebersih lingkungan kantor,” tandasnya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook