Pola Hidup Sehat Warga Diklaim Membaik

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 11 Desember 2019 - 11:53:43 WIB   |  dibaca: 55 kali
Pola Hidup Sehat Warga Diklaim Membaik

BERINTERAKSI: Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (kiri) berinteraksi dengan peserta sosialisasi self care yang digelar PPI Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B, Kecamatan Curug, Selasa (10/12).

SERANG, BANTEN RAYA- Kesadaran masyarakat Banten terhadap pola hidup sehat terus membaik. Salah satu indikatornya adalah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Hal itu juga ditunjang dengan program yang digulirkan Pemprov Banten dalam bidang kesehatan.

Demikian dikatakan Andika Hazrumy usai menghadiri kegiatan sosialisasi self care kepada masyarakat yang dilaksanakan Pita Putih Indonesia (PPI) di Plaza Aspirasi, KP3B, Kecamatan Curug, Selasa (10/12).“Alhamdulillah dari kita melihat penekanan istilahnya meninggalnya ibu hamil dan juga balita di Provinsi Banten sekarang sudah beranjak lebih baik. Intinya bukan hanya Banten tapi Indonesia dibandingkan negara Afrika, dan juga dibanding di negara-negara Latin Amerika. Penekanan  kematian ibu hamil dan juga bayi pasca kelahiran,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, di sisi lain program kesehatan juga merupakan agenda prioritas Pemerintah Provinsi Banten yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022, dimana salah satu Misi pembangunan daerah adalah meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan Kesehatan berkualitas.“Selain itu, penyediaan dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan khususnya untuk wilayah terpencil dengan pemberian insentif bagi 440 dokter umum/gigi serta petugas kesehatan masyarakat,” katanya.

Pada aspek regulasi, lanjut Andika, peningkatan kapasitas regulasi di bidang kesehatan diperlukan guna mendukung program pembangunan kesehatan dalam mewujudkan kualitas hidup manusia yang maju dan sejahtera. Pembangunan kesehatan menurutnya, tidak terlepas dari ketersediaan tenaga kesehatan.

Mengutip data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Andika memaparkan bahwa jumlah tenaga kesehatan di Provinsi Banten sebanyak 500 orang dokter umum, 256 dokter gigi, 2.234 perawat. Berikutnya, 216 orang kefarmasian, 239 orang kesehatan masyarakat, 171 sanitarian, 164 ahli gizi serta 120 ahli teknologi laboratorium.“Karena itu, diharapkan ketersediaan tenaga kesehatan akan semakin meningkat untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PPI Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa menjelaskan, sosialisai self care meningkatkan pengetahuan, kesadaran, maupun keterampilan ibu-ibu supaya tetap sehat. mengajarkan cara-cara mengambil keputusan dan langkah-langkah segera yang harus diambil dalam kondisi kritis. "Ketika perempuan sehat maka anak-anak, keluarga, komunitas, dan negara juga akan sehat," jelasnya. (dewa/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook