ATN Bantah Terlibat Korupsi Dana BUMD

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 11 Desember 2019 - 12:11:07 WIB   |  dibaca: 138 kali
ATN Bantah Terlibat Korupsi Dana BUMD

BERI KETERANGAN: Mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman memberikan keterangan terkait tudingan korupsi yang diarahkan kepada dirinya, Selasa (10/12).

SERANG, BANTEN RAYA – Mantan Bupati Serang dua periode Ahmad Taufik Nuriman (ATN) membantah semua tudingan peserta aksi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Forum Penyelamat Kabupaten Serang (FPKS) yang menuding dirinya terlibat kasus korupsi pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Serang Berkah Mandiri (SBM) dan PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Ciomas pada Senin (9/12).

Tidak hanya itu, ATN juga menilai tudingan yang disampaikan kepada dirinya merupakan finah yang sangat keji dan telah mencemarkan nama baiknya. “Kemarin (9/12) ada demo yang menghujat saya dan menuding saya terlibat korupsi pada PT SBM dan PT LKM Ciomas. Saya berani bertanggunggungjawab terhadap apa yang dituduhkan mereka (pendemo-red) kepada saya,” ujar ATN saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/12).

Pihaknya mendukung pengusutan kerugian yang dialami PT SBM dan PT LKM Ciomas tersebut oleh pihak manapun sampai kasus tersebut tuntas. “Kalau mau diusut saya mendukung, usut sampai tuntas, terbukti enggak ATN terlibat di dalam kasus PT SBM dan PT LPK Ciomas. Saya percaya Kejaksaan bekerja profesional dan Kejaksaan tidak akan menuduh seseorang kalau tidak ada bukti-bukti yang kuat,” katanya.

Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak tahu menahu soal permasalahan yang terjadi di tubuh PT SBM dan PT LKM Ciomas sehingga tidak tepat jika dikait-kaitkan dengan masalah tersebut. “Boro-boro saya terlibat, kenal saja enggak sama direksinya. Saya enggak tahu siapa-siapa direksinya. Bahkan, sampai sekarang yang namanya Boyke (Boyke Febrian Sandjadirja, mantan Direktur PT LKM Ciomas-red) saya tidak tahu yang mana orangnya,” ungkapnya.

Bahkan, terkait dengan pengangkatan Boyke sendiri, ATN mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu karena seingatnya, saat ia menjadi Wakil Bupati Serang, Boyke sudah menjadi Direktur PT LKM Ciomas. “Boyke tidak pernah datang ke kantor saya dan saya belum pernah datang ke kantor PT LKM Ciomas. Kalau Setiawan (mantan direktur PT SBM-red) saya akui saya tahu, karena waktu fit and proper test saya yang melakukan,” tuturnya.

Namun demkian, lanjut ATN, bahwa dirinya tidak pernah bekerjasama dengan Setiawan apalagi meminta uang kepada direksi PT SBM. “Kalau mau jujur justru dia (Setiawan-red) itu kalau lagi butuh uang, dia itu pinjam ke pribadi saya. Jadi buktikan kepada saya kalau saya makan uang PT SBM atau PT LKM Ciomas. Kalau tidak terbukti saya minta yang demo kemarin bertanggungjawab atas perbuatannya,” katanya.

Ia meminta kepada para pendemo untuk meminta maaf secara terbuka kepada publik bahwa yang mereka tuduhkan tidak benar, namun jika mereka tetap tidak minta maaf pihaknya akan melaporkan para pendemo kepada pihak kepolisian. “Saya sudah menyiapkan pengacara untuk masalah ini dan saya sudah konsultasikan. Saya tahu siapa yang membiaya demo kemarin karena salah satu peserta demonya melaporkan ke saya,” ujarnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook