Tahun Baru, BI Siapkan Rp2,5 Triliun

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 11 Desember 2019 - 12:26:23 WIB   |  dibaca: 115 kali
Tahun Baru, BI Siapkan Rp2,5 Triliun

AMAN : Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Banten Erwin Soeriadimadja menjelaskan soal kebijakan keuangan akhir tahun, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten menjamin ketersediaan uang tunai selama Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru) yang diperkirakan kebutuhannya mencapai Rp2,5 triliun.“Karena kita melihat liburan tahun ini cukup panjang.

Kondisi itu biasanya mempengaruhi orang untuk ngambil (uang),” ujar Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten Erwin Soeriadimadja dalam Konferensi Pers Laporan Perekonomian Provinsi Banten Periode November 2019 dan Kampanye Belanja Bijak, Penggunaan Uang Elektronik serta Penukaran Uang Menjelang Natal dan Tahun Baru, di Kantor BI Banten, Selasa (10/12).

Erwin menjelaskan, penyediaan uang tunai di Nataru tahun ini meningkat sekitar Rp400 miliar dari tahun 2018 kemarin. “Tahun lalu itu uang yang kita sediakan sekitar Rp1,8 triliun sampai dengan Rp2,1 triliun. Tapi realiasinya kalau tidak salah hanya sekitar Rp1,9 triliun untuk Nataru,” katanya.

Ia memprediksi, puncak arus uang kartal keluar dari BI Banten kepada perbankan terjadi dari tanggal 16 Desember dan puncaknya pada 20 Desember 2020. “Dan kami perkirakan kebutuhan jumlahnya itu Rp2 triliun sampai dengan Rp2,5 triliun. Angka ini suatu jumlah yang cukup ready bagi Bank Indonesia untuk menyediakan kebutuhan uang tunai bagi masyarakat,” katanya.

Erwin mengatakan, dalam pemenuhan kebutuhan uang tunai dan penukaran uang receh di masyarakat tahun ini, BI Banten bersinergi dengan 11 bank di Provinsi Banten yaitu BNI, BRI, Mandiri, BJB, Bank Banten, Bank Tabungan Negara, Bank Central Asia, Bank Mandiri Syariah, Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Permata, dan Bank UOB.

“Makanya pada waktu kemarin itu kami memang tidak melayani penukaran secara langsung kepada masyarakat, tapi kita tambah jumlah bank nya yang kita ajak kerjasama untuk melayani penukaran uang ke masyarakat. Jadi uangnya kita suplai ke pihak perbankan  untuk dipertukarkan. Dan untuk pecahannya nanti masyarakat bisa menukarkan uang pecahan kecil di bank-bank yang sudah bekerjasama dengan Bank Indonesia,” katanya.

Erwin melihat, pola permintaan uang tunai dan uang receh pada saat Nataru hampir cukup tingi sama seperti saat Lebaran Idul Fitri atau Idul Adha. “Kebutuhan uang pecahan kecil (UPK) itu hampir sama, mungkin untuk belanja dan lain-lain,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Pemasaran PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin menyampaikan, untuk layanan Natal dan Tahun Baru, ASDP tetap mengedepankan digitalisasi dengan mendorong pembelian tiket secara online untuk mendapatkan kemudahan dan proses yang cepat.

“ASDP juga telah menyediakan vending machine untuk pembelian tiket di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dimana penumpang pejalan kaki tetap dimudahkan jika ingin membeli tiket di pelabuhan dengan transaksi pembayaran non tunai,” kata Shelvy Arifin.

Kepala Divisi Hukum dan Humas PT Marga Mandala Sakti  Indah Permanasari optimistis layanan angkutan penyeberangan periode Natal dan Tahun Baru mendatang dapat berjalan aman, lancar dan nyaman dengan target 2,2 juta penumpang dan 305 ribu kendaraan roda empat yang akan dilayani di 9 lintasan terpantau nasional.

“Kami memprediksi arus lalu lintas di jalan tol Tangerang Merak akan meningkat sekitar 30% dibanding arus harian. Puncak arus lalu lintas diperkirakan Jumat 20 Desember 2019 dan Arus balik diperkirakan pada tanggal 5 Januari 2019,” katanya.

Adapun titik rawan kemacetan ada di Gerbang tol merak menuju pelabuhan merak, Gerbang Tol Cilegon Timur dan Cilegon Barat untuk arus wisata kendaraan menuju lokasi wisata Anyer-Carita serta Gerbang Tol Serang Timur arus wisata menuju Serang-Pandeglang-Rangkasbitung. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook