730 PAUD Bakal Terima BOP

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 12 Desember 2019 - 10:26:53 WIB   |  dibaca: 118 kali
730 PAUD Bakal Terima BOP

ASAH KREATIFITAS: Sekretaris Dindikbud Lebak Abdul Malik membuka lomba mewarnai dan melukis tingkat TK dan SD di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Rabu (11/12).

LEBAK, BANTEN RAYA- Sebanyak 730 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lebak bakal menerima dana Bantuan Operasional PAUD (BOP) dari pemerintah pusat. BOP akan diberikan kepada PAUD yang sudah terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik).

"Alhamdulilah untuk BOP sekarang sudah ada intervensi dari pemerintah pusat. Kalau dulu kita (PAUD) sama sekali gak ada, yang ada hanya BOS untuk SD dan SMP," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindukbud) Kabupaten Lebak Abdul Malik kepada Banten Raya usai membuka acara lomba melukis dan mewarnai tingkat TK dan SD, di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Rabu (11/12).

Sekdis menjelaskan, dengan adanya intervensi dari pemerintah menunjukan bahwa PAUD sangat diperlukan. Oleh sebab itu maka ada intervensi BOP. "BOP berdasarkan dapodik, gitu. Kita tidak melihat itu negeri dan swasta," katanya.

Abdul Malik mengatakan, lembaga PAUD di Kabupaten Lebak sangat menjamur. Keberadannya menyebar di 28 kecamatan di Lebak. Jumlah PUAD di Kabupaten Lebak kurang lebih sebanyak 730 PAUD, terdiri dari TK, kelompok bermain (kober), satuan PAUD sejenis."Adanya BOP PAUD ini juga meminimalisir stunting (masalah gizi kronis disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama). Di kita ada stunting dan sebagainya," katanya.

Adanya stunting bisa disebabkan dari pola asuh orangtua terhadap anaknya dari semenjak usia dini. "Oleh karena itu dengan adanya BOP dapat meminimalisir stunting. Karena pola pengasuhan akan lebih diarahkan pada hal positif," katanya.

Pola pengasuhan baik itu dimulai dari semenjak usia dini sudah diarahkan pada hal positif. Apalagi di era zaman sekarang dengan era milenial dan digitalnya terkadang membuat pola asuh orangtua terlihat lebih santai. Karena kadangkala orangtua itu ingin santai, tidak mau terganggu aktivitasnya lalu memberikan anak handphone.

"Anak itu maen dengan sendirinya, dan dampak dari itu tidak sedikit anak pas begitu ditanya cita-citanya apa malahan pengen jadi HP, karena sekarang lari pada HP, sehingga menjamurnya PAUD menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena satu hal yaitu pola pengasuhan kepada anak-anak usia dini berjalan baik," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan lomba menggambar dan mewarnai untuk TK dan SD merupakan bagian upaya mendorong anak SD dan TK mendapat ruang agar anak bisa berkompetensi bidangnya.

"Selain itu juga untuk meningkatkan sejauh mana imajinasi mereka  ketika mewarnasi sejak usia dini. Hal ini tentunya untuk anak-anak TK dengan SD, kita meningkatkan kompetensi sosialnya, kompetensi kepribadian ketika nanti tanding, kompetensi profesional di bidang itu, agar nanti kelak dikemudian hari, dia sudah dewasa dia memiliki satu hal, mentalnya mental juara," katanya.

Sekdis berharap, mulai sejak usia dini agar anak- anak sudah mulai diajarkan berkompetisi. Supaya nanti nanti dikemudian hari dia memliki mental juara. "Dia akan meningkatkan kompetensi apa dimilikinya berkembang dengan baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Museum Multatuli Ubaidillah menuturkan, lomba mewarnai dan menggambar salah satu rangkaian memeriahkan HUT ke-191 Kabupaten Lebak. "Jumlah pesertanya membludak dari estimasi 60 peserta, tapi ternyata membludak mencapai ratusan anak TK dan SD," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook