Rumah Dua Janda Tua Ambruk

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 12 Desember 2019 - 10:42:23 WIB   |  dibaca: 52 kali
Rumah Dua Janda Tua Ambruk

BUTUH BANTUAN: Kondisi rumah Rasminah di RT 03 RW 08 Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen yang ambruk, Rabu (11/12).

SERANG, BANTEN RAYA- Rumah di RT 03 RW 08 Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang dihuni dua orang janda tua, ambruk pada Selasa (10/12) dini hari. Tidak ada korban luka dan korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun akibat musibah itu, kedua janda tua saat ini terpaksa tinggal di rumah tetangga.

Rasminah, pemilik rumah mengungkapkan bahwa peristiwa robohnya rumah miliknya yang berada persis di pinggir rel kereta itu terjadi sekitar pukul 03.00. Saat itu ia sedang tidur bersama dengan anak angkatnya yang juga sudah menjanda. Tiba-tiba ia mendengar suara kayu akan patah. Rumah Rasminah sendiri terbuat dari kayu dengan bilik yang memprihatinkan.“Pas ngedenger rumah mau rubuh saya buru-buru keluar rumah,” kata Rasminah, Rabu (11/12).

Rasminah menyatakan, sejak ditinggal mati suaminya, ia yang tinggal bersama dengan anaknya bernama Junariyah hidup dalam keprihatinan. Setiap hari mereka makan dari pemberian tetangga dan saudara. Rasminah sendiri sudah tidak lagi mencari uang karena usia senja sudah tidak memungkinkannya lagi bekerja secara fisik.“Karena enggak ada uang, rumah enggak pernah diperbaiki,” katanya.

Junariyah menambahkan bahwa rumahnya sejak lama tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah dan pusat. Padahal, kondisinya sangat memprihatinkan. Sementara rumah tetangganya ada yang sudah cukup bagus malah mendapatkan bantuan berupa program bedah rumah.

Ketua RT 03 RW 08 Khairul Hikmah mengatakan, kesehaian Rasminah dan Jumariyah adalah mengambi daun pisang, bayam, dan kangkung untuk dijual di pasar Karangantu dan Rau. Dari pendapatan yang tidak seberapa itu, kedua janda tua itu memang susah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Karena itu mereka juga susah untuk memperbaiki rumah mereka yang sebagian besar merupakan kayu tipis dan mudah rapuh.

Khairul mengungkapkan, sudah berkali-kali mengusulkan rumah kedua janda itu untuk mendapatkan bantuan pemerintah, tetapi tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Hal ini menurutnya, karena proses untuk mendapatkan bantuan tidak melibatkan RT setempat. (tohir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook