Pemkab Ambil Alih Pulau Popole dan Liwungan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:41:30 WIB   |  dibaca: 94 kali
Pemkab Ambil Alih Pulau Popole dan Liwungan

DIAMBIL ALIH : Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna bersama warga membongkar plang PT BBJ yang berada di Pulau Liwungan, kemarin.

PANIMBANG, BANTEN RAYA - Pengelolaan dua pulau di Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Labuan mulai diambil alih pemerintah daerah. Kedua pulau yang sempat dikelola oleh PT Bartera Banten Jaya (BBJ) ini adalah Pulau Liwungan dan Pulau Popole.

Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna menyebutkan, sesuai laporan yang dilayangkan pemerintah daerah, izin pengelolaan Pulau Liwungan dan Pulau Popole sudah habis pada 17 November 2019 lalu, sehingga pihaknya melakukan penutupan terhadap pengelolaan kedua pulau tersebut.

"Awalnya dua pulau itu dikelola oleh pihak ketiga. Tapi sekarang izinnya sudah habis, maka untuk menjaga ketertiban kami bersama desa melakukan penutupan dengan membongkar plang milik pihak ketiga di lokasi pulau," kata Suaedi, Jumat (13/12).

Selain merapikan kawasan pulau, lanjut Suaedi, pihaknya melakukan penataan pulau dengan menanam pohon kelapa agar kawasan pulau terlihat indah dan sejuk. Mengingat pohon kelapa di lokasi pulau itu kurang terawat. "Pohon kelapa yang kita tanam tujuannya agar kawasan pulau dapat terjaga dan tidak dibiarkan terlantar, karena kalau tidak dilakukan penataan akan membuat kondisi pulau kurang terawat," ujarnya.

Kepala Bagian Kerjasama Daerah Setda Kabupaten Pandeglang, Widyatmoko membenarkan, izin kontrak pengelolaan kedua pulau tersebut sudah habis. Sebelum kedua pulau dilakukan proses lelang pengelolaan, untuk sementara akan dikelola pemerintah daerah. "Betul izinnya sudah habis. Sementara sih dikelola pemerintah dulu, kita sekarang lagi nunggu aturan lelangnya dulu," katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah sempat menerima surat permohonan dari PT BBJ yang meminta pengelolaan kedua pulau diperpanjang. Namun tidak disetujui oleh tim koordinasi kerja sama daerah (TKKSD). "Memang mereka yang minta pengen pengelolaan dua pulau itu dilanjutkan, tapi tim TKKSD tidak setuju, pengelolaannya kurang bagus," terangnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook