Ribuan Korban Banjir Berpotensi Jadi Miskin

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 13 Januari 2020 - 14:51:29 WIB   |  dibaca: 119 kali
Ribuan Korban Banjir Berpotensi Jadi Miskin

TERPISAH : Warga mencoba memasang jembatan darurat di jembatan yang putus akibat tersapu banjir bandang di Lebakgedong, Minggu (12/1).

LEBAK, BANTEN RAYA - Sebanyak 1.250 kepala keluarga atau 5.000 jiwa korban longsor dan banjir bandang Ciberang, Kabupaten Lebak, berpotensi menjadi keluarga miskin. "Orang miskin baru akibat korban bencana sekitar 5.000 jiwa. Ini harus cepat ditangani," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra kepada Banten Raya, kemarin.

Korban dikategorikan sebagai keluarga miskin karena kehilangan rumah, serta kehilangan mata pencaharian. Data tersebut, kata Eka, merupakan data sementara dan masih terus diperbaharui. "Sebagian besar membutuhkan berbagai bantuan sosial berupa BPJS, BPNT, maupun masuk dalam program PKH dan program jaminan lainnya.

Kami sudah memerintahkan jajaran  untuk mengupdate data secara manual untuk kemudian diinput ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial," kata Eka seraya mengungkapkan bahwa total warga miskin di Kabupaten Lebak mencapai 106.230 jiwa.

"Untuk update data valid kami juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sebagai upaya mencegah ketidaksinkronan data administrasi kependudukan, yang penting mereka masuk data kami," katanya.

Terpisah, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Lebak Ajis Suhendi mengatakan, kerugian akibat banjir bandang dan longsor di Lebak mencapai Rp50 miliar. Nilai tersebut masih nilai sementara yang hanya menghitung kerusakan 25 jembatan permanen dan jembantan gantung yang di enam kecamatan. Sedangkan untuk kerusakan ruas jalan yang amblas, serta akibat tertimbun longsor, hingga kini masih didata, serta masih dalam proses penghitungan. (purnama/hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook