Antisipasi TPS Liar dengan Penghijauan Lahan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 14 Januari 2020 - 11:04:38 WIB   |  dibaca: 81 kali
Antisipasi TPS Liar dengan Penghijauan  Lahan

GOTONG ROYONG : Lurah Bendungan, Maman Herman (kaos merah) bersama Kapolsek Cilegon, Jajang Mulyana (kanan) melaksanakan gotong royong, Jumat (10/1).

CILEGON, BANTEN RAYA – Pemerintah Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon bersama warga dan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cilegon pada Jumat (10/1) lalu, menggelar gotong-royong membersihkan sampah di lahan kosong yang sering kali dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Setelah dibersihkan, lokasi bekas sampah itu ditanami bibit pohon. Selain untuk mengantisipasi dijadikan lokasi tempat sampah liar, penanaman bibit pohon itu juga untuk penghijauan.

Lurah Bendungan, Maman Herman menjelaskan, kegiatan pembersihan dan penanaman bibit pohon itu dilakukan berdasarakan pengaduan warga. Pihaknya bertindak cepat agar tempat pembuangan sementara (TPS) liar itu tidak meluas.

Penanaman bibit pohon itu juga bagian dari kerjasama dengan Polsek Cilegon.“Kemarin (Jumat 10/1) kami bersama Kapolsek Cilegon, Jajang Mulyana melakukan reboisasi dan membersihkan lingkungan, baik got, sampah dan lainnya,” katanya kepada Banten Raya, Senin (13/1).

Maman menyatakan, ada sejumlah lahan kosong di Jalan Sadewa, Pandawa, Arjuna, Purbaya I dan II, yang sering kali digunakan warga luar Kelurahan Bendungan membuang sampah sembarang. Untuk itu, agar mengantisipasi maka dilakukan pemagaran dan ditanami pohon oleh warga dan kepolisian.“Seringkali oleh orang luar. Hal tiu sudah menjadi kelurahan warga, karena tidak cukup dengan dibersihkan maka dilakukan pemagaran dan penanaman sejumlah pohon,” imbuhnya.

Selain dipagar, kata dia, untuk mengantisipasi warga tidak membaung sampah sembarangan juga di lokasi dipasang kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV), sehingga bisa terpantau setiap jalan dan juga warga yang biasa membuang sampah sembarangan.“Kebiasaannya itu dilakukan oleh warga luar. Kami pantau dan siapa yang menangkapnya akan diberikan imbalan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Bendungan, Nurul Hadiyati menyatakan, diharapkan dengan adanya pemagaran warga tidak lagi bisa membuang sampah sembarangan.

Pun demikian, pihaknya juga berharap para pemilik lahan yang kebanyakan orang luar juga bisa melakukan perawatan terhadap lahannya untuk pemanfaatan yang lebih bermanfaat, sehingga tidak ditumbuhi semak belukan dan menjadikan TPS liar. “Kami coba terus komunikasi. Namun karena diluar kota dan tidak jarang tidak diketahui pemiliknya membuat agak kesulitan. Namun kami tetap lakukan pemagaran dan ditanam agar terurus,” pungkasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook