Usulan Pembangunan Infrastruktur Masih Mendominasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 Januari 2020 - 10:32:16 WIB   |  dibaca: 122 kali
Usulan Pembangunan Infrastruktur Masih Mendominasi

SERAP ASPIRASI : Suasana acara Musrenbang Kelurahan Purwakarta, Selasa (14/1).

CILEGON, BANTEN RAYA - Pemerintah Kelurahan/Kecatamatan Purwakarta menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, Selasa (14/1), di Aula Kelurahan. Berbagai aspirasi kebutuhan pembangunan warga ditampung untuk dilaksanakan pada 2021.

Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Kota Cilegon Fraksi Golkar, Tohir, Camat Purwakarta, Balukia Ikbal, Lurah Purwakarta, Deni Sumantri, Seklur Purwakarta, Subari, perwakilan OPD serta puluhan warga se-Kelurahan Purwakarta.

Lurah Purwakarta, Deni Sumantri mengatakan, dalam agenda Musrenbang Kelurahan berbagai kebutuhan infrastruktur masih menjadi usulan prioritas warga. Pun demikian, papar Deni, sejumlah usulan pembangunan peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga tetap disampaikan oleh warga dalam rangka menuju kesejahteraan dan kemandirian ekonomi."Masih banyak infrastuktur. Kami harap penyampain kebutuhan pembangunan bisa direalisasikan," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Deni berharap, berbagai usulan tersebut bisa dikerucutkan untuk hal yang dinilai prioritas, terutama untuk membangun dengan kebutuhan dan manfaat yang lebih besar."Kami harap yang sekala prioritas didahulukan," singkatnya.

Diketahui pada 2021, Pemerintah Kelurahan Purwakrta bakal menerima Rp1,9 miliar Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel), dimana terbesar ada pada anggaran pemberdayaan sebesar Rp710.000.000, infrastruktur sebesar Rp645.650.000 dan generik atau kebutuhan oprasional kelurahan sebesar Rp565.600.000."Kemarin saya mewakili lurah-lurah menerima secara simbolis anggaran DPWKel 2021. Kami harap ini bisa direalisasikan untuk kebutuhan," ungkap Deni.

Sementara itu, Tohir menyatakan, adanya Musrenbang Kelurahan kurang lebih sama dengan reses anggota dewan, sehingga nantinya hasil masukan atau aspirasi bisa dikolaborasikan. “Apa yang disampaikan dan anggaran digunakan untuk kepentingan dan manfaat di lingkungan, jika ada usulan belum terealisasi maka bisa dikomodir pada anggaran berikutnya. Sebab, pembanguam tidak akan putus,” imbuhnya.

Tohir menyatakan, sebagai anggota legislatif pihaknya juga siap melakukan pengawalan, sehingga untuk anggaran dengan sekala besar yang dilakukan OPD di wilyah tersebut jangan sampai dicoret.“Semua lingkungan dan wilayah juga mengusulkan, maka hal itu akan dikawal bersama-sama,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaakan Sekmat Purwakarta, Balukia Ikbal jika pembangunan tersebut karus dikawal secara bersama. Untuk itu, pihaknya juga akan melakukan pengawalan pada Musrenban tingkat kota nanti, sehingga apa yang menjadi skala prioritas pembangunan bisa direalisasikan.

“Kami juga akan melakukan pengawalan. Sebab, ini menjadi prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga. Namun, jika belum kami harapkan warga bisa bersabar, karena pemerintah juga punya keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook