Perempuan Dijambret, Tas Berisi Uang Rp 20 Juta Lenyap

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 Januari 2020 - 10:36:37 WIB   |  dibaca: 125 kali
Perempuan Dijambret, Tas Berisi Uang Rp 20 Juta Lenyap

BERKERUMUN : Kerumuman warga sesaat setelah peristiwa penjambretan di depan Cilegon Center Mal (CCM), Sukmajaya, Selasa (14/1).

CILEGON, BANTEN RAYA - Aksi kejahatan jalanan di Kota Cilegon mulai perlu diwaspadai. Seorang perempuan, Khairunnisa (40-an), yang baru turun dari angkutan kota (Angkot) di depan Cilegon Center Mal (CCM), Selasa (14/1) sore, dijambret.

Tas yang berisi barang-barang berharga dan uang Rp 20 juta dibawa kabur pelaku. Informasi yang diperoleh Banten Raya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Khairunnisa yang naik angkot dari kota turun di depan CCM di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang. Saat turun, tas miliknya langsung dijambret oleh dua orang berboncengan yang mengendarai motor jenis matic.

Khairunnisa pun sempat jatuh tersungkur akibat tertarik tas yang dijambret pelaku yang kabur ke arah PCI. Khairunnisa sempat berteriak, namun pelaku berhasil kabur dengan membawa tas milik Khaerunnisa yang berisi uang Rp 20 juta.

Khairunnisa mengatku, dirinya baru saja mengambil uang dari salah satu bank, dan kemudian hendak menuju CCM untuk suatu kebutuhan. "Iya tadi saya baru turun dari angkot, tiba-tiba ada dua orang naik motor ngambil tas saya, saya juga sampai jatuh tadi. Saya baru ngambil uang dari bank, untuk gajian karyawan," kata Khairunnisa kepada awak media.

Sambil menangis, Khairunnisa mengaku jika di dalam tas terdapat uang senilai Rp 20 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk membayar gaji karyawannya. "Semua barang saya, handphone, uang 20 juta buat gajian karyawan, ada di dalam tas itu," akunya.

Keamanan SPBU Sukmajaya, Fiki Kosasih mengatakan, dirinya yang melihat penjambretan tersebut mengira kejadian itu hanya keributan antara sepasang suami istri. Namun setelah korban berteriak, dia baru mengetahui ada tindak kejahatan."Tadinya dikira ribut suami istri, ternyata ada penjambretan di sini. Tadi juga sudah ada polisi yang ngejar pelaku bawa motor, dibantu beberapa gojek juga yang ngejar," katanya.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kapolsek Cilegon, Kompol Jajang Mulyaman membenarkan adanya kejadian penjambretan di wilayah hukumnya. Akan tetapi, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cilegon. “Sedang ditangani sama Polres Cilegon, karena korban melapor ke Polres,” tuturnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook