Polisi Tangkap 58 Tersangka Narkoba

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 15 Januari 2020 - 12:46:15 WIB   |  dibaca: 87 kali
Polisi Tangkap 58 Tersangka Narkoba

SISIR PENGEDAR : Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ari Syam Indradi bertanya ke salah satu tersangka narkoba di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/1).

KAB TANGERANG, BANTEN RAYA - Selama dua bulan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang berhasil menangkap 58 tersangka penyalahgunaan narkoba. Bahkan, polisi juga berhasil membongkar jaringan narkoba yang dikendalikan dari Lapas.

Para tersangka itu diringkus polisi selama periode 14 November 2019 hingga 14 Januari 2020. Sejumlah barang bukti juga diamankan. Di antaranya, 70 gram sabu-sabu, 300 gram ganja, dan ribuan butir obat-obatan daftar G.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ari Syam Indradi mengatakan, 58 tersangka tersangka tersebut berasal dari 47 kasus dimana empat tersangka di antaranya wanita. "Dari 47 kasus yang diungkap itu kami mengamankan ada 58 tersangka, 4 orang di antaranya wanita, kemudian 54 orang lainnya laki-laki," kata Ade dalam jumpa pers di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/1).

Ade menjelaskan, dari tangan pengedar-pengedar tersebut, pihaknya mengamankan narkoba jenis sabu seberat 70 gram yang telah dikemas dalam beragam paket untuk dijual dengan harga Rp200-400 ribu.

Polisi juga menyita narkoba jenis ganja seberat 300 gram serta obat-obatan keras seperti tramadol, eximer termasuk belasan butir ekstasi. "Dari 58 pelaku sebagian besar mereka adalah berusia produktif, 20 sampai 29 tahun yang pekerjaannya di swasta sambil berdagang narkotika. Dari para pelaku itu ada beberapa pelaku yang residivis, setidaknya ada tiga orang," ungkapnya.

Menurut Ade, seluruh pelaku menjajakan barang haramnya itu hanya dari rumah mereka masing-masing dan mengandalkan kurir untuk mengirim narkoba kepada pembeli. Tentunya, mereka juga melakukan komunikasi menggunakan ponsel. "Ada juga beberapa modus unik antara lain suami istri berdagang, satu pasangan ditangkap lebih dahulu dan pasangannya juga ditangkap di kasus lain. Kemudian ada juga yang ibunya sudah dahulu ditangkap sekarang di Lapas, dia berdagang menyuruh anaknya dan akhirnya berhasil kita tangkap," katanya.

Dari sisi keuntungan, lanjut Ade, para pelaku mendapatkan uang sebesar Rp50 ribu dari penjualan setiap paket. Ketertarikan mereka menjajakan barang haram itu karena dibujuk oleh bandar narkoba untuk menggunakan narkotika secara gratis. "Kami berharap masyarakat memberikan informasi kepada kami untuk kami terus mengungkap kasus ini, sehingga betul betul kita berantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Polresta Tangerang,” katanya.

Ade menambahkan, pasal yang sangkakan untuk seluruh pelaku adalah yang pertama, pasal 114 Undang-Undang (UU) narkotika, UU nomor 35 Tahun 2009 dan juga pasal 197 terhadap penyalahgunaan pengendara obat daftar G. “Ancaman hukumannya, minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara,” katanya.  (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook