Lama Menduda, Ahmad Nasai Tewas Gantung Diri

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 17 Januari 2020 - 12:09:12 WIB   |  dibaca: 117 kali
Lama Menduda, Ahmad Nasai Tewas Gantung Diri

EVAKUASI: Polisi dibantu warga mengevakuasi jenazah Ahmad Nasai yang tewas gantung diri di lantai dua Pasar Induk Rau (PIR), Kamis (16/1).

SERANG, BANTEN RAYA- Diduga depresi karena lama menduda, Ai Ahmad Nasai (26), Warga Kampung Cilembu, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di dalam warung ibunya yang terletak di lantai dua Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Kamis (16/1).

Saksi mata Ali Faturohman mengaku tidak terkejut dengan aksi nekat Ahmad Nasai. Sebab satu tahun lalu, pria yang sudah lama menduda tersebut pernah melakukan percobaan bunuh diri, dengan cara melompat dari lantai tiga gedung PIR."Dulu juga pernah lompat, tapi berhasil diselamatkan. Alasannya sih dia minta kawin, karena dia duda," katanya kepada Banten Raya saat ditemui di lokasi.

Menurut Ali, pasca aksi percobaan bunuh diri itu, keluarga Nasai sempat membawanya ke luar Banten untuk melakukan pengobatan. Setelah hampir satu tahun, duda anak satu itu akhirnya kembali ke Kota Serang."Dia baru pulang (pengobatan), katanya sih minta kawin. Tau-tau malah bunuh diri," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Serang IPDA Juwandi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.00, dalam kondisi sudah tergeletak di lantai warung kopi, dengan posisi leher terikat tali plastik."Korban dinyatakan meninggal kurang lebih enam jam yang lalu (setelah ditemukan). Sudah dalam keadaan kaku dan korban langsung dibawa ke RSUD Serang," katanya.

Juwandi menduga korba mengalami depresi karena sudah lama menduda, untuk kasus tersebut dan pihak keluarga sudah membawa jenazah korban untuk dimakamkan di kampung halamannya di Pandeglang. "Dia sudah beberapa kali mencoba bunuh diri, katanya dia statusnya duda. Punya anak satu laki-laki umur enam tahun, dia punya pacar. Dia pengen nikah," jelasnya.

Juwandi mengungkapkan, dalam pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, tidak ditemukan ada bekas kekerasan. Meski terdapat luka lebam di bagian dada dan perut, serta terdapat bekas jeratan di bagian leher."Untuk menjelaskan itu (lebam di perut dan dada) tugasnya rumah sakit. Tapi tidak ada bekas kekerasan," ungkapnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook