Kemiskinan di Kota Serang Tertinggi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 17 Januari 2020 - 12:20:24 WIB   |  dibaca: 128 kali
Kemiskinan di Kota Serang Tertinggi

POTRET KEMISKINAN: Warga mencuci baju di depan rumahnya yang terletak di Lingkungan Kantin, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, kemarin. Menurut data BPS Banten, kemiskinan di Kota Serang merupakan yang tertinggi di Provinsi Banten.

SERANG, BANTEN RAYA- Tingkat kemiskinan Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten, bertengger di peringkat tertinggi se-Provinsi Banten, bila dibandingkan dengan tiga kota lainnya. Hal itu berdasarkan indeks komoditi makanan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan perumahan atau investasi di Kota Serang masih rendah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Adhi Wiriana mengatakan, Kota Serang merupakan kota yang memiliki garis kemiskinan tertinggi dibandingkan dengan tiga kota lainnya di Provinsi Banten. Meski demikian secara keseluruhan mulai dari periode Maret hingga September 2019, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 7,5 ribu atau dari 378,73 ribu menjadi 371,28 ribu.

“Kota Serang tertinggi peringkat kemiskinan sebesar 5,40 persen. Sementara untuk yang terendah tetap Kota Tangsel dengan nilai sekitar satu persen. Meski memang jumlah penduduk miskin secara keseluruhan telah turun. Tapi Kota Serang menduduki peringkat kemiskinan yang tertinggi,” ucap Adhi, kepada wartawan, Kamis (16/1).

Ia mengungkapkan, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi non makanan, seperti perumahan, sandang, pendidikan, sampai kesehatan.“Waktu September 2019, sumbangan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan tercatat rendah dibandingkan dengan kondisi Maret sebesar 71,66 persen,” ungkap dia.

Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, untuk mengentaskan kemiskinan Pemkot Serang mengadakan langkah-langkah di antaranya melalui program dari Disnakertrans Kota Serang untuk menekan angka pengangguran di Kota Serang.“Bagaimana caranya supaya menekan angka pengangguran di Kota Serang dengan membuka lapangan pekerjaan dengan cara membangun sinergi dengan perusahaan yang ada di Kota Serang,” kata Subadri.

Dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, lanjut dia, pihaknya pun memberikan bantuan dan pelatihan untuk lari dari predikat miskin menjadi sejahtera. "Semuanya sudah kita siapkan sesuai RPJMD kita untuk membawa Kota Serang yang berdaya dan berbudaya,” ujar dia.

Upaya lain Pemkot Serang untuk mengentaskan kemiskinan yakni melalui pembangunan revitalisasi Kawasan Wisata Banten Lama. Pembangunan di Banten Lama untuk mengembangkan ekonomi masyarakat Kota Serang.“Terus juga ada di semua OPD seperti dari Perkim tahun ini menyiapkan kuota perbaikan sekitar 180 rumah yang tidak layak huni. Itu pun juga untuk lari dari kemiskinan. Satu bentuk bukti bahwa Pemkot Serang peduli terhadap kemiskinan,” jelasnya. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook