Pemkab-Pemprov Akan Bangun RSUD Rujukan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 17 Januari 2020 - 12:34:34 WIB   |  dibaca: 130 kali
Pemkab-Pemprov Akan Bangun RSUD Rujukan

SEPAKAT : Gubernur Banten, Wahidin Halim didamping Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memberikan keterangan ke sejumlah wartawan di Kantor Bapeda Kabupaten Tangerang, Kamis (16/1).

KAB TANGERANG, BANTEN RAYA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mematangkan rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) rujukan di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Direncanakan, ground breaking pembangunan RSUD rujukan itu akan dilakukan tahun ini.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pembangunan RSUD rujukan di Kecamatan Tigaraksa sangat dibutuhkan, bukan saja oleh warga Kabupaten Tangerang. Namun untuk warga Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak dan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang tinggal di perbatasan dengan Kabupaten Tangerang.

“Nantinya, RSUD Tigaraksa akan menjadi RS tipe B di Banten. Pembangunan RSUD ini untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi warga sekitar, termasuk untuk warga Kecamatan Maja, dan Kecamatan Cikande. Lokasinya sedang dipersiapkan, nanti pembangunan fisiknya dari Pemprov Banten,” kata Zaki kepada wartawan di Kantor Bapeda Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (16/1).

Dalam kesempatan itu, Zaki menjelaskan, hasil evaluasi pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019 lalu. Menurut Zaki, Pemkab Tangerang sudah berjalan on the track atau sudah sesuai dengan harapan, diantaranya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) di tahun 2019 lalu, sudah ideal. Yakni sekitar Rp 620 miliar.

Total silpa itu, lebih rendah dibanding APBD 2018 lalu. “Alhamdulilah pelaksanaan APBD 2019 lalu sudah berjalan dengan baik. Dan Silpa kita tahun lalu, sudah ideal dan lebih rendah bila dibandingkan dengan APBD 2018 lalu,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, berdasarkan hasil pelaksanaan APBD 2019 di Kabupaten/Kota se-Banten menunjukan capian yang cukup baik. Diantaranya, ada peningkatan dalam APBD, dan postur APBD semakin baik. “Sudah bagus, kenaikan APBD cukup sinifikan,” kata WH.

Saat ditanya tentang tindakan tegas yang dilakukan Bupati Tangerang untuk membatasi jam operasional kendaraan berat. WH mengaku sangat mendukung karena bila tidak dibatasi jam operasional kendaraan berat akan merusak jalan milik Pemkab Tamgerang dan Pemprov Banten.

“Saya mendukung. Emang harus sepperti itu (Dibatasi operasional truk kendaraan berat_red). Kalu tidak hancur jalan Kabupaten dan Provinsi. Saya juga ketegasan Bupati Tangerang harus diikuti oleh Bupati Bogor,” pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook