Jalan Raya Anyer Banyak Berlubang

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:07:51 WIB   |  dibaca: 160 kali
Jalan Raya Anyer Banyak Berlubang

BERBAHAYA : Kendaraan melintas di Jalan Raya Anyer yang kondisinya berlubang, Jumat (17/1).

CILEGON, BANTEN RAYA – Jalan Raya Anyer, rawan kecelakaan dan tak jarang menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, jalan nasional itu kondisinya bergelombang dan berlubang.Pantauan Banten Raya di lokasi, di sepanjang Jalan Raya Anyer, yang melintasi Kecamatan Citangkil dan Ciwandan tersebut ada sekitar 27 lubang dengan rata-rata lebar sekitar 60 centimeter dan kedalaman 6 sampai 7 centimeter (cm). Lubang jalan itu akibat tambal sulam jalan yang rusak dengan aspal. Kondisi itu membahayakan para pengendara, terutama pengendara motor.

Warga Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Zaenudin menjelaskan, sudah hampir 1 tahun Jalan Raya Anyer tepatnya di Perempatan Warnasari rusak. Hal itu membuat jalan menjadi rawan kecelakaan, khusunya pada malam hari. “Sudah lama berlubang, lumayan dalam dan berbahaya. Apalagi posisi cukup gelap kalau malam, sehingga cukup banyak kecelakaan yang terjadi,” kata tukang ojek di Perempatan Warnasari KM 8 ini kepada Banten Raya, Jumat (17/1).

Udin -penggilan Zaenudin menyampaikan, banyaknya truk dengan kapasitas tonase besar semakin membuat jalan berlubang rusak dan membayakan pengendara motor.“Ini karena banyak truk besar, sehingga tambalan menjadi bergelombang dan bolong lagi,” paparnya.

Warga lainnya, Hidayat menyampaikan,  lubang besar di Jalan Raya Anyer yang melintasi lingkungannya sangat rawan dan sudah jatuh korban. Menurutnya, pekan lalu terjadi kecelakaan yang menewaskan pengendara, karena korban terjatuh saat melindas jalan berlubang saat menyalip truk dan tewas di tempat.“Minggu (pekan) lalu, itu ada yang meninggal terlindas truk karena jalan lubang. Diharapkan kepada pemerintah untuk bisa secepatnya melakukan perbaikan,” tegas warga Lingkungan Sukamaju, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DBMTR) Kota Cilegon, Retno Anggraini mengungkapkan, karena Jalan Raya Anyer berstatus jalan nasional, maka pihaknya tidak bisa melakukan penanganan atau perbaikan. Sebab, jalan nasional menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kalau jalan nasional kami tidak bisa tangani karena di jalan nasional ada satker sendiri,” ungkapnya.Retno mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi, sehingga nantinya bisa ada upaya tindakan yang diambil oleh kementerian. “Kami akan koordinasikan,” singkatnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook