Pemkab Usulkan Kuota Gas Elpiji Bersubsidi Ditambah

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:23:29 WIB   |  dibaca: 180 kali
Pemkab Usulkan Kuota Gas Elpiji Bersubsidi Ditambah

PELAYANAN: Seorang pemilik kios di Rangkasbitung memperlihatkan gas elpiji tiga kilogram yang diperjualbelikannya, belum lama ini.

LEBAK, BANTEN RAYA- Bagian Ekonomi Pemkab Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Lebak akan mengusulkan agar kuota gas elpiji tiga kilogram bersubsidi untuk 2020, ditambah pihak Pertamina. Rencana tersebut tentu dinilai sangat beralasan, karena pasca banjir bandang di enam kecamatan di Lebak, akan mengakibatkan bermunculannya kembali warga miskin baru.

Berdasarkan data yang diterima Banten Raya dari Disperindag Lebak kuota gas elpiji tiga kilogram untuk Lebak di 2019, sebanyak 5.702.000 tabung. Sedangkan usulannya diharapkan di 2020, kuota gas elpiji tiga kilogram mencapai 7.000.000 tabung.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Lebak Agus Reza mengatakan, usulan penambahan kuota tersebut dilakukan berjenjang ke Pemerintah Provinsi Banten. Setelah itu, pihak Provinsi Banten yang menindaklanjuti usulan tersebut ke pihak PT Pertamina. “Untuk usulan penambahan kuota gas elpiji bersubsidi ini, tidak bisa langsung dilakukan Diperindag Lebak ke PT Pertamina. Tetapi harus melalui Pemprov Banten,” ujar Agus, kemarin.

Ditambahkannya, pasca bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di enam kecamatan pada awal tahun ini, sudah pasti akan mengakibatkan bermunculannya warga miskin baru. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar penambahan usulannya nanti bisa direalisasikan pihak PT Pertamina.

“Kemungkinan, usulan resminya akan kami lakukan secepatnya, semoga pihak Pemprov Banten bisa memperjuangkannya agar penambahan kuota gas elpiji tiga kilogram di Lebak, dapat direalisasikan PT Pertamina,” harapnya.

Terpisah, Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat mengatakan, bila ditahun ini tidak dilakukan usulan penambahan kuota, maka dikhawatirkan banyak masyarakat kurang mampu, tidak dapat menikmati gas elpiji bersubsidi.

Apalagi, pasca bencana banjir bandang, kawatir jumlah warga miskin akan bertambah, sehingga kuota gas eplijipun harus bertambah. “Mudah-mudahan saja usulan penambahan kuota gas elpiji tiga kilogram ke PT Pertamina melalui Pemprov Banten, bisa terealisasi sesuai yang diharapkan,” kata Dedi. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook