Buron Tiga Bulan, Perampok Ditembak

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 23 Januari 2020 - 12:41:39 WIB   |  dibaca: 66 kali
Buron Tiga Bulan, Perampok Ditembak

JUMPA PERS: Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam Indardi bertanya ke tersangka RIM saat press confrence di Kantor MMS Balaraja, Rabu (22/1).

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang akhirnya menangkap tersangka berinisial RIM, perampok sopir truk di Jalan Tol Jakarta-Merak, KM 35, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tiga bulan lalu.

Rekan RIM, berinisial RDG telah ditangkap lebih dulu oleh petugas. Saat ini masih ada tiga pelaku yang buron.Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, para pelaku ditangkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan dari saksi dan rekaman CCTV. Kedua pelaku diringkus pada waktu dan tempat yang berbeda. "Pelaku berinisial RDG kami tangkap sehari setelah kejadian," kata Ade kepada wartawan saat konfrensi pers di Kantor MMS Balaraja, Rabu (22/1).

Dari hasil penyelidikan, lanjut Ade diketahui salah seorang pelaku berinisial RIM melarikan diri ke daerah Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Dipimpin Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Gogo Galesung, tim kemudian bertolak ke Bogor, Jawa Barat.

Di sana, tersangka RIM pun berhasil dibekuk tanpa perlawanan. "Tiga bulan kemudian, kami mendapatkan informasi bahwa tersangka berinisial RIM berada di tempat tambal ban Ciledug, Kota Tangerang dan kemudian tim bergerak ke sana," ungkapnya.

Menurut Ade, saat akan dtangkap RIM, melawan dan berupaya kabur, sehingga oleh petugas diberi tembakan peringatan tiga kali ke udara, namun sang bandit tak menggubris. "Setelah kami tembak kakinya baru pelaku menyerah," tegasnya.

Kombes Ade menjelaskan, otak perampokan adalah RIM. Sedangkan RDG berperan menodongkan pipa besi agar korban bisa menyerahkan barang berharganya. “Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan, yang ancaman maksimal hukuman 9 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tersangka berinisial RDG mengaku sudah melakukan aksi perampokan sebanyak dua kali. Hasil kejahatan berupa handphone dia jual ke kios ponsel, dan uangnya digunakan untuk poya-poya. “Saya khilaf sudah merampok, saya meyesal tidak akan mengulang kembali,” singkatnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook