400 Aparat Dikerahkan Kepung Tambang Ilegal

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 23 Januari 2020 - 14:43:34 WIB   |  dibaca: 203 kali
400 Aparat Dikerahkan Kepung Tambang Ilegal

RAKOR : Satgas PETI melaksanakan rapat koordinasi penertiban penambangan emas ilegal di 16 titik di wilayah Kabupaten Lebak, Rabu (22/1).

SERANG, BANTEN RAYA - Sebanyak 16 titik tambang ilegal yang berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Lebak akan ditertibkan oleh Satgas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Dalam penertiban itu, sebanyak 400 personil gabungan akan dikerahkan ke lokasi tambang. Hal itu terungkap dalam Rakor Penertiban PETI, Kamis (23/1).

Berdasarkan data yang diperoleh, 16 titik tambang yang akan ditertibkan yaitu di Cimari, Cirotan, Cidandak, Gunung Leutik, Muara Tilu, Bunung Masigit, Pasir Wiru, Sopal, Cigadang, semuanya masuk dalam wilayah Kecamatan Citorek.

Kemudian Ciburuluk, Ciawitali, Cikatumburi, Pasir Ipis, Ciburiling, Cikopo dan Cimadur, semuanya masuk dalam wilayah Kecamatan Sobang. Selanjutnya, Gunung Panjang dan Cisasak yang masuk ke wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Lebak.

"Ada 16 titik yang akan kita datangi, semua masuk kawasan (Taman Nasional Gunung Halimun Salak). Dari lokasi ini, di sepanjang jalur Citorek dan kedua di sepanjang jalur Cikancla. Untuk wilayah Citorek lokasinya di pinggir jalan, tapi di Cikancla kita harus berjalan kaki sekitar 3 jam," kata Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat kepada Banten Raya, Rabu (22/1).

Menurut Roemtaat, Satgas PETI akan menerjunkan ratusan pasukan dalam operasi tersebut, dibantu dari TNI dan instansi terkait. "Naik gunung turun gunung, kesulitannya medannya berat, sudah licin, dan hujan. Nanti kita pecah menjadi 10 tim. 252 dari kepolisian, totalnya 400 personil gabungan itu termasuk Bareskrim, dan TNI," ujarnya.

Lebih lanjut Roemtaat mengungkapkan, pihaknya telah mempelajari lokasi tambang berdasarkan penindakan yang sebelumnya dilakukan di lokasi tambang emas di kampung Cikomara, Desa Banjar irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, kemudian di Kampung Hamberang, Desa Luhur Jaya, Kecamatan Cipanas dan terakhir di Kampung Tajur, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. "Yang menjadi kesulitan selain medan, cucuk penunjuk jalannya, banyak yang menolak karena takut itu saja," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi membenarkan jika 16 titik tambang emas ilegal masuk ke wilayah Kabupaten Lebak. Pihaknya juga akan membantu kepolisian untuk terjun ke lapangan. "Titiknya sudah diketahui semua. Iya itu perbatasan Bogor dan Banten. Ini rapat yang kedua tentang penutupan PETI, intinya sih itu," katanya singkat. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook