Jalan Depan Kantor Walikota Terendam Banjir

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 23 Januari 2020 - 14:47:35 WIB   |  dibaca: 214 kali
Jalan Depan Kantor Walikota Terendam Banjir

BARU 30 MENIT : Jalan di depan kantor Walikota Serang tepatnya di kawasan perumahan Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, terendam banjir, Rabu (22/1).

SERANG, BANTEN RAYA – Hujan yang mengguyur Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang sekitar 30 menit, mengakibatkan jalan di depan kantor Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang tepatnya di kawasan perumahan Kota Serang Baru (KSB), Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, terendam banjir, Rabu (22/1) siang.

Diduga banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya sisa air hujan dari dalam drainase yang tidak mampu mengalir karena tersumbat sampah non organik dan organik. Alhasil, luapan sisa air hujan tersebut menutupi permukaan jalan.

Pantauan Banten Raya di lokasi, para pengendara khususnya sepeda motor tampak berhati-hati saat melintas di jalan depan gedung Puspemkot Serang tersebut, karena selain khawatir terciprat air, juga takut mesin sepeda motornya mati. Pasalnya, ketinggian luapan sisa air hujan tersebut mencapai 20 centimeter.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa sisa air hujan yang merendam permukaan jalan di depan kantornya itu bukan banjir melainkan genangan air. Ia juga menyebutkan, sebelumnya tidak pernah terjadi banjir, karena drainase di depan kantornya telah diperbaiki.

“Kan baru ini banjirnya juga. Karena sebelumnya gak banjir karena sudah diperbaiki jadi lancar. Bukan banjir itu mah genangan. Sebentar lagi juga airnya surut,” ujar Syafrudin, ditemui setelah kegiatan audiensi bersama PMI Kota Serang, di aula Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, kemarin siang.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya akan segera mengecek ke lokasi untuk mencari tahu penyebab terjadinya genangan banjir tersebut. “Sekarang juga saya instruksikan ke Perkim untuk memperbaiki salurannya, supaya tidak terjadi genangan lagi,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengaku terkejut saat Banten Raya melayangkan foto banjir melalui pesan whatsapp (WA) ponselnya.  “Ini baru lihat selama saya menjabat di DPRKP,” ujar Iwan dihubungi via whatsappnya, Rabu (22/1) sore sekitar pukul 15.33.

Ia menuturkan, penyebab terjadinya genangan banjir tersebut karena air hujan yang turun di dalam drainase atau saluran tidak dapat mengalir secara lancar, lantaran terjadinya pendangkalan akibat banyaknya sampah non ogranik dan organik di dalam saluran tersebut.

“Saya sudah tugaskan tim untuk cek saluran sekitar Pemkot. Ternyata saluran tertutup sampah dan tanah, akses air gak ada dari jalan ke saluran. Kita juga akan lakukan pemeliharaan secara berkala, supaya tidak terjadi banjir lagi,” ucap dia.

Iwan juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Sebab itu akan mengakibatkan kekumuhan dan terjadinya banjir. “Kalau penyebabnya sampah berarti kan ulah manusia. Makanya kami mengimbau masyarakat jangan buang sampah di saluran, karena itu akan mengakibatkan saluran mampet dan terjadinya banjir,” tandasnya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook