Hama Ulat Bulu di Sukmajaya Disemprot

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 24 Januari 2020 - 12:59:59 WIB   |  dibaca: 191 kali
Hama Ulat Bulu di Sukmajaya Disemprot

PENYEMPROTAN : Salah satu petugas POPT DKPP Kota Cilegon melakukan penyemprotan pestisida di lahan kosong di Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kamis (23/1).

CILEGON, BANTEN RAYA - Hama ulat bulu di Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang yang sempat meresahkan warga disemprot menggunakan obat pestisida.
Lurah Sukmajaya, Ade Rizky Kurniawan menjelaskan, berdasarkan laporan warga terkait serangan hama ulat bulu itu pada Rabu (22/1), pihaknya langsung berkomunikasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon. Selain di rumah-rumah warga, penyemprotan juga dilakukan di sarang ulat bulu tersebut di sebuah lahan kosong.

"Kami bergerak cepat, pada saat malamnya (Rabu 22/1) sudah disemprot dulu yang masuk rumah. Untuk sekarang kami basmi di sarangnya di lahan kosong milik warga yang dipenuhi tumbuhan dan semak," katanya kepada wartawan, Kamis (23/1).

Kedepannya, Ade menjelaskan, akan berkoordinasi dengan setiap pemilik lahan kosong yang ada di Sukmajaya, khususnya lingkungan Sawah untuk membersihkan berbagai tumbuhan liar dan semak yang tumbuh.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya hama ulat yang berpotensi muncul kembali."Sekarang dibasmi disemprot dulu. Nanti kami akan koordinasi dengan pemilik lahan untuk merapihkan, sehingga ini bisa mengantisipasi timbulnya kembali hama ulat," paparnya.

Sementara itu, Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) DKPP Kota Cilegon, Anto mengungkapkan, sebanyak 7 personil diterjunkan daam proses penyemprotan ulat bulu itu. Kondisi tembok tinggi dan semak rimbun, imbuhnya, menjadi kendala tersendiri saat pembasmian."Ada saja kendala. Namun itu bisa diantisipasi, kami semprot dengan pestisida bahan kimia pembasmi hama. Ini nanti diharapkan bisa meredakan dan membasi ulat," singakatnya.

Ketua RT 01/02 Lingkungan Sawah, Asep menjelaskan, sedikitnya 6 rumah warga terkena dampak hama ulat bulu tersebut. Bahkan, sejumlah anak-anak sudah terdampak bentol-bentol.“Ya, kira-kira enam rumah yang terkena. Sebagian sudah masuk rumah dan jumlahnya cukup banyak sekali. Anak-anak juga banyak yang terserang gatal-gatal karena ulat,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pemilih lahan kosong juga merawat lahannya agar tidak menjadi sarang hama ulat bulu.“Kami saudah sampaikan, semoga ini untuk kepentingan bersama, bisa dirapihkan dan membuat nyaman,” pungkasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook