Antar Jemput Bandara Soetta Pakai Mobil Listrik

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 28 Januari 2020 - 13:42:49 WIB   |  dibaca: 41 kali
Antar Jemput Bandara Soetta Pakai Mobil Listrik

DIRESMIKAN : Menhub, Budi Karya Sumadi bersama Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Dirut AP II, M Awaluddin, Presiden of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dan President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha saat peresmian di Grab Pick-Up Point Gate 2 Terminal 3 Bandara Soetta, kemarin.

KOTA TANGERANG, BANTEN RAYA - Layanan antar jemput menggunakan mobil listrik resmi beroperasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Senin (27/1). Melalui Grab Car Electric, Grab menjadi pelopor layanan antar jemput menggunakan mobil listrik di Bandara Soetta. Kendaraan yang digunakan oleh Grab Car Electric adalah Hyundai IONIQ Electric Vehicle.

Peresmian yang digelar di Grab Pick-Up Point Gate 2 Terminal 3 Bandara Internasional Soetta tersebut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Direktur Utama AP II, M Awaluddin, Presiden of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dan President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, layanan Grab Car Electric bisa mulai digunakan tepat jam 12 siang kemarin. Layanan yang terbilang eksklusif ini memang baru tersedia 20 unit, dimana pihaknya menargetkan akan ada tambahan hingga 500 unit mobil sampai akhir tahun.

Adapun untuk pemesanan dengan cara menggunakan GrabNow di Pick-Up Point Bandara. Titik penjemputan ini memang dekat dengan terminal kedatangan."Sebagai informasi, Grab telah melayani transportasi di 23 bandara di Indonesia. Adapun bandara yang ke 23 adalah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, dan yang pertama menggunakan mobil listrik di Bandara Soekarno-Hatta," ujarnya.

Menurut Ridzki, peluncuran Grab Car Electric merupakan keniscayaan bagi transportasi, karena kendaraan ini tak hanya baik tapi berdampak positif bagi lingkungan."Dalam roadmap Grab tak sendiri, butuh kerjasama, makanya disebut ekosistem roadmap. Dalam kesempatan ini Hyundai, terima kasih," ujarnya. 

Dia mengapresiasi kepada banyak pihak, salah satunya pemerintah terkait Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Akselerasi Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan."Perpres ini breakthrough, karena menjadi peraturan pertama di dunia. Mendukung electric vehicle berjalan. Saya yakin atas dukungan, untuk semakin memajukan kendaraan listrik," katanya.

Sementara itu, President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha dalam sambutannya, mengatakan, Hyundai mobil listrik ini dimaksudkan demi masa depan lebih baik. Hyundai dengan salah satunya, yaitu Grab akan memulai investasi layanan mobil ini.

"Kami ingin menawarkan pengalaman yang dapat memenuhi pelanggan dengan memanfaatkan teknologi canggih. Kami gembira mengucapkan selamat kepada Grab resmi operasinya Grab dengan 20 armada Hyundai IONIQ. Saya harap pelanggan dapat menikmati ini karena nyaman dan ramah lingkungan," tansasnya. (*/mg-ipul).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook