Sebar Surat Edaran Antispasi Virus Corona

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 28 Januari 2020 - 13:47:19 WIB   |  dibaca: 54 kali
Sebar Surat Edaran Antispasi Virus Corona

PELAYANAN KESEHATAN : Sejumlah pasien menjalani perawatan di RSU Berkah Pandeglang, Senin (27/1).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Masyarakat Kabupaten Pandeglang diimbau untuk mewaspadai virus corona yang tengah merebak. Meski hingga saat ini belum ada masyarakat yang terjangkit kasus virus corona namun Dinas Kesehatan Pandeglang terus menyebarkan surat edaran untuk pencegahan penyakit yang merebak di China.  

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, dinasnya sudah mengeluarkan surat edaran ke setiap puskesmas, rumah sakit, dan klinik untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Kesehatan. "Surat edaran itu dikeluarkan sebagai bentuk kesiapsiagaan pencegahan agar wilayah Pandeglang terbebas dari virus corona," kata Dewi, Senin (27/1).

Dewi menerangkan, untuk mencegah virus corona perlu dilakukan langkah-langkah deteksi dini oleh setiap puskesmas dengan melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga luar Pandeglang. "Puskesmas harus melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus Influenza Like Illness (ILI) dan pneumonia yang terjadi di wilayah kerja.

Melakukan pemantauan dalam masa inkubasi kepada orang yang datang dari Negara terjangkit berdasarkan health alert card (HAC) yang diberikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Dan memantau ketat isolasi penderita dengan gejala pneumonia," terangnya.

Dewi mengingatkan, puskesmas untuk melakukan kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pneumonia dan pencegahan penularan virus corona. "Kampanye ini di antaranya dengan cuci tangan, etika batuk dan bersin, memerikasakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan demam, batuk, sesak, dan gangguan pernapasan serta memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum munculnya gejala," ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata Dewi, puskesmas dan rumah sakit segera melaporkan kasus pneumonia berat yang memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit secara berjenjang ke Dinkes. "Dengan koordinasi kita semua dapat mencegah kasus virus corona," harapnya.

Kepala Bidang Penunjang Medis RSU Berkah Pandeglang, dr Edwin Afrian mengatakan, sudah meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan penyebaran virus corona. Edwin menilai, belum ada warga Pandeglang yang terkena virus corona. "Kita selalu mengecek kesehatan pasien agar tidak terkena virus corona," katanya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook