Tiga Jembatan Hanyut, Warga Terisolasi Lagi

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 28 Januari 2020 - 15:35:02 WIB   |  dibaca: 79 kali
Tiga Jembatan Hanyut, Warga Terisolasi Lagi

BANJIR SUSULAN : Jembatan darurat Cikomara di Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebak Gedong hilang tersapu banjir susulan Sungai Ciberang, Senin (27/1).

LEBAK, BANTEN RAYA - Tiga jembatan darurat di Kecamatan Lebak Gedong dan Sajira hanyut terbawa banjir susulan Sungai Ciberang. Jembatan darurat yang putus akibat banjir susulan terdiri dari jembatan darurat Muhara, Desa Ciladaeun, jembatan darurat Cikomara di Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebak Gedong; dan jembatan darurat Somang di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira.

"Banjir susulan diakibatkan wilayah hulu sungai Ciberang dan Lebak diguyur hujan deras semalaman (Minggu, 26/1). Selain menghanyutkan jembatan darurat, terjadi longsor susulan di dua titik di jalan Cipanas-Gunung Luhur," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lebak Febby Rizki Pratama kepada Banten Raya di Lebak Gedong, Senin (27/1).

Feby menjelaskan, longsor susulan titik pertama di Kampung Citagogag, Banjaririgasi, lalu di Kantor Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong. Sedangkan jembatan darurat yang putus tersebar di tiga lokasi. "Putus akibat material bahan kayu dan bambu hanyut terbawa air Sungai Ciberang yang meluap. Beruntung tidak ada korban jiwa hanya saja aktivitas warga menjadi terganggu," katanya.

Feby mengatakan, jembatan darurat yang putus pertama di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun. Lalu disusul jembatan darurat Cikomara yang menghubungkan Kampung Cikomara dengan Kampung Buluheun, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebak Gedong dan titik ketiga, Jembatan Darurat Somang, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira.

"Putusnya jembatan darurat Muhara dan Somang tidak sampai mengisolir warganya karena di Muhara sudah ada jembatan gantung bantuan dari Harfa dan di Somang sudah standby perahu karet. Sedangkan untuk yang Cikomara telah mengakibatkan warga Kampung Buluheun kembali terisolir karena belum ada jembatan pengganti serta tidak bisa menggunakan perahu karet karena aliran sungainya berbatu," katanya.

Febby menambahkan, pihaknya sudah memantau lokasi terdampak banjir dan longsor susulan. Sementara ini belum menerima laporan kerusakan tambahan. "Tadi (kemarin -red) juga kita lakukan pengecekan ke Kampung Cigobang, akses jalan menuju Cigobang Girang masih belum dapat dilalui mobil karena jembatan Cinasag terputus. Kalau sepeda motor bisa dilewati karena tersedia jembatan darurat terbuat dari kayu," katanya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi menuturkan, putusnya jembatan darurat mengakibatkan aktivitas warga kembali terganggu. "Namun kita bersyukur tidak sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa. Hanya saja aktivitas masyarakat dari tadinya berjalan lancar sekarang agak tersendat lagi," katanya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak Madlias mengimbau kepada warga Lebak, khususnya yang berada di dataran tinggi dan tepi sungai agar mewaspadai bencana longsor dan banjir susulan.

"Karena informasi dari BMKG intesitas curah hujan masih tinggi dan puncaknya terjadi menjelang akhir Januari dan Awal Februari 2020. Jadi tingkatkan kewaspadaan dan jika kondisi rumah atau tanah mengalami retakan segera laporkan dan mengungsi ketempat lebih aman," katanya.

Suharya, warga Kampung Cikomara, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebak Gedong menuturkan, jembatan darurat putus akibat air sungai meluap. "Ditambah ada kayu besar tersangkut sehingga mengakibatkan jembatan darurat terputus. Kondisi itu mengakibatkan warga Kampung Buluheun kembali terisolir," katanya.

Selain menyebabkan warganya terisolir, kegiatan belajar dan mengajar di SDN 2 Banjaririgasi dan SMP N 4 Lebak Gedong juga diliburkan. "Karena kan sekolah daruratnya ada di Kampung Buhuleun sementara siswanya banyak juga dari Kampung Cikomara. Jadi sementara KBM diliburkan karena memang akses jalan terputus dan belum dibangun kembali jembatan darurat," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook