PKS Ingin Pecah Telur

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 28 Januari 2020 - 15:50:17 WIB   |  dibaca: 75 kali
PKS Ingin Pecah Telur

MULAI MENGERUCUT : Ketua Wilda Banjabar PKS Akhmad Syaikhu (berdiri) memberi paparan dalam monitoring dan evaluasi DPW PKS Provinsi Banten di Sekretariat DPW PKS Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (27/1).

SERANG, BANTEN RAYA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menawarkan kadernya untuk mendampingi bakal calon (balon) petahana pada pilkada serentak 2020 di Banten. Langkah itu diyakini dapat menjadi salah satu strategi agar partai berlambang bulan sabit itu bisa pecah telur. Sebab, saat ini belum ada satu pun kadernya yang menjadi kepala daerah di Banten.

Ketua Wilayah Dakwah Banten, Jakarta dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) PKS Akhmad Syaikhu mengatakan, strategi pemenangan PKS adalah mengoptimalkan yang berpeluang menangnya besar.

Adapun yang berpeluang besar menang salah satunya petahana karena sudah memiliki kiprah dan elektabilitasnya yang terjaga. "Makanya kita menawarkan kader-kader kita kepada incumbent (petahana-red)," ujarnya usai menggelar monitoring dan evaluasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten di Sekretariat DPW PKS Banten, Kota Serang, Senin (27/1).

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu menjelaskan, tawaran tersebut ditujukan kepada seluruh balon petahana di empat daerah di Banten yang akan menggelar pilkada. Dia pun meminta agar DPW PKS Banten untuk bisa mematangkannya. 

"Termasuk kepada Pandeglang, kepada Ibu Irna (Narulita) untuk mengambil pendampingnya kader PKS. Begitu juga di beberapa tempat, di Serang. Kita akan monitoring karena dinamika akan terus berkembang dengan cepat, sehingga bisa diantisipasi cepat dengan lobi di tingkat pimpinan," katanya.

Andai strategi itu tak berjalan, dia menegaskan PKS tak akan mundur dari pertarungan di pilkada. Pihaknya akan tetap mengajukan kader sebagai calon kepala daerah dan membentuk koalisi dengan parpol lainnya."Tapi memang kalau mereka (petahana-red) tidak mau mengambil kader ya tentu kita juga mengambil sikap. Bukan kemudian mundur di dalam pilkada, kita akan terus mengajukan kader untuk masuk dalam pilkada bersama dengan yang lain. Ini menjadi satu kaidah yang harus dilakukan," ungkapnya.  

Lebih lanjut dipaparkannya, PKS tak memberikan prioritas khusus terhadap empat pilkada di Banten. Menurutnya, keempat daerah sama pentingnya bagi partai besutan Sohibul Iman tersebut. Baginya, tahun ini menjadi kesempatan besar bagi PKS untuk menempatkan kadernya sebagai kepala daerah di Banten.

"Memang belum ada kader PKS yang duduk di eksekutif, ini saatnya dimana kita ingin menempatkan kader PKS terbaik di eksekutif. Kita yakin dengan kader dan soliditas kader struktur ini. Mudah-mudahan ini menjadi modal utama PKS memenangkan pilkada di Banten," tutur mantan calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada pilkada serentak 2018 lalu.

Ketua DPW PKS Provinsi Banten Sanuji Pentamarta mengatakan, pihaknya sudah mengantongi hasil survei popularitas dan elektabilitas balon kepala daerah. Dia mencontohkan di Kabupaten Pandeglang, balon petahana menempati urutan teratas. Bahkan untuk saat inii, PKS sedang menyiapkan kadernya untuk ditawarkan sebagai pendamping Irna.   "Pandeglang hasil survei tertinggi itu Ibu Irna, untuk pasangannya belum. PKS yang termasuk menyiapkan untuk Bu Irna berpasangan dengan kader PKS," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Banten itu juga mengungkapkan, hasil survei yang juga sudah dikantonginya adalah untuk Pilkada Kota Cilegon. Meski survei tertinggi diperoleh balon petahana atas nama Ati Marliati namun justru pihaknya lebih intens berkomunikasi dengan balon walikota Helly Agustian. "Komunikasi lebih maju dengan Berkarya, dengan Pak Helldy, tapi ini butuh pendalaman dan kita sedang menyiapkan kader untuk mendampingi beliau. Ini masih dinamis, mudah-mudahan dalam pekan ini sudah ada berita baik," paparnya.

Sementara untuk di Kabupaten Serang, PKS saat ini sedang mesra dengan Eki Baihaki yang merupakan putra bungsu mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman. Sementara untuk kader internal yang ditawarkan sudah mengerucut pada nama Najib Hamas. "Kabupaten Serang kita sudah mengerucut ke Pak Najib dan sangat dinamis pembicaraan kita dengan Pak Eki Baihaki, (putra) Pak Taufik Nuriman. Kita pembicaraan sudah lebih maju, sedang proses," katanya.

Disinggung soal balon petahana, Sanuji menegaskan posisi peta politik masih sangat dinamis. Dengan demikian, tak menutup kemungkinan Najib juga diboyong oleh balon petahana Ratu Tatu Chasanah. "Kalau tidak mengambil wakilnya (berdampingan dengan Najib), kita memiliki beberapa opsi untuk kita bisa maju. Doakan Pak Najib bisa maju, balihonya pekan ini 300 akan tampil. Insya Allah popularitas dan elektabilitasnya akan naik," tuturnya.   

Selanjutnya untuk Pilkada Kota Tangerang Selatang (Tangsel) diakuinya lebih dinamis lagi. Dia mengklaim hampir seluruh parpol ingin berkoalisi dengan PKS. Itu termasuk Golkar yang meski telah memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri namun tetap berharap berkoalisi dengan partai yang dipimpinnya. "Di Tangsel kita punya (kader internal) Pak Ruhama (Ben) dan Ibu (Siti) Chadijah, hampir seluruh partai menginginkan kita bergabung. Termasuk Ibu Siti Nurazizah, itu juga berharap bisa didampingi oleh kader. Tangsel ini dinamis karena punya banyak alternatif," ujarnya.

Sanuji optimistis, PKS bisa meraih target yang dicanangkan dengan investasi politik yang dimilikinya. "Kekuatan kita tidak hanya pada calon tapi pada kader. (Pilkada) Jawa Barat menunjukan waktu itu Ustaz Syaikhu dari (survei) 18 persen digerek (perolehan suaranya) mendekati 30 persen. Kita serius di pilkada ini, ingin kader maju dan menang," katanya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook