Drainase Jalan Tol Segera Dinormalisasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 12:11:33 WIB   |  dibaca: 120 kali
Drainase Jalan Tol Segera Dinormalisasi

RAPAT BERSAMA: Rapat koordinasi penanganan banjir di Kota Cilegon dilaksanakan di Kantor BPBD Kota Cilegon, Selasa (28/1).

CILEGON, BANTEN RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Selasa (28/1), menggelar rapat dengan berbagai stakeholder membahas terkait penanganan banjir di Cilegon, salah satunya banjir yang terjadi di bawah jembatan akses gerbang Tol Cilegon Barat.

PT Asrta Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol akan melakukan normalisasi drainase jalan tol bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon. Perwakilan PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, Maman Abdulrahman mengatakan, normalisasi drainase di sekitar jalan tol akan segera dilakukan.

Akan tetapi, kewenangan jalan tol hanya untuk melakukan normalisasi saluran air yang dari tol, bukan air yang dari luar tol. “Nanti kita koordinasi di lapangan untuk normalisasi. Itu saling terkait penangannya,” terangnya usai Rapat Koordinasi di Kantor BPBD Kota Cilegon.

Maman mengaku akan serius menangani permasalahan banjir tersebut, karena merugikan pihak jalan tol dan pengguna jalan tol juga. “Itu kan aset nasional, tentu sangat merugikan,” tuturnya.

Perlu Dibentuk Satgas
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Erwin Harahap mengatakan, perlunya dibentuk satuan tugas (Satgas) penanganan banjir guna memudahkan koordinasi ketika terjadinya bencana banjir serta penanganannya. Saat ini, kata dia, banyak stakeholder yang terlibat dalam penanganan masalah banjir.

Akan tetapi, dalam hal koordinasi masih belum maksimal. “Perlu dibentuk satgas untuk memudahkan koordinasi. Selama ini, kita membutuhkan waktu lama untuk koordinasi karena seperti banjir di Tol Cilegon Barat ada kewenangan jalan tol yang tidak bisa ditangani pemda,” kata Erwin.

Dari rapat itu, kata Erwin, telah menginventarisasi permasalahan banjir di Cilegon. Hasil rapat itu akan dilaporkan kepada Walikota Cilegon, Edi Ariadi untuk mengeluarkan instruksi tindak lanjut penanganan banjir di lapangan.“Kita duduk bersama untuk inventarisasi permasalahan banjir ini. Kita laporkan ke Pak Wali, kalau yang memberikan instruksi untuk tindak lanjut di lapangan itu kewenangan Pak Wali,” tuturnya.

Erwin menjelaskan, dari titik banjir yang telah terdata, semuanya merupakan titik banjir yang memang sudah menjadi langganan. Banjir yang terjadi pada Senin (27/1) lalu, ada 11 titik. “Memang ini titik lama, saya tidak tahu dulu penanganannya seperti apa, kenapa bisa terus-terusan banjir. Setalah ini kita harapannya titik banjir bisa berkurang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk penanganan banjir di sekitar gerbang keluar Tol Cilegon Barat itu akan segera ditindaklanjuti oleh PT Asrta Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon. Penanganan akan dilakukan pada pekan ini. “Itu penanganan masalah banjir dan normalisasi drainase tol dari sepanjang Tol Cilegon Timur ke Tol Cilegon Barat,” ungkapnya.

Erwin juga menambahkan, penanganan banjir di sekitar Ciwandan akan dilakukan DPUTR dengan PT Krakatau Steel (KS), sementara di sekitar Rawa Arum sudah dilakukan normalisasi kali oleh PT Lotte Chemical.(gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook