Ati Andalkan Pengawas Sekolah Awasi Kepsek

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 12:12:36 WIB   |  dibaca: 179 kali
Ati Andalkan Pengawas Sekolah Awasi Kepsek

CINDERAMATA : Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati menerima cindera mata usai membuka Rapat Kerja Pengawas Sekolah di Aula DPRD Kota Cilegon, Selasa (28/1).

CILEGON, BANTEN RAYA - Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengandalkan para pengawas sekolah untuk mengawasi kinerja kepala sekolah (Kepsek) dan para guru di sekolah.
Hal itu diungkapkan Ati saat membuka Rapat Kerja (Raker) Pengawas Sekolah yang digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, di Aula Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Selasa (28/1).

Ati mengatakan, pihaknya berharap, pengawas sebagai mitra dari guru bisa memberikan saran untuk mutasi kepala sekolah. Sebab, Pengawas Sekolah mengamati langsung guru yang ada di sekolah. “Jadi yang lebih tahu kualitas guru itu biasanya pengawas karena melihat langsung. Tapi bukan menentukan mutasi, tetapi bisa memberi saran untuk mutasi kepala sekolah,” tuturnya.
 
Dalam kesempatan itu, Ati juga menjanjikan mobil operasional untuk pengawas sekolah. Ati mengatakan, keberadaan pengawas sekolah dinilai sangat membantu Dindik Cilegon untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tugas pengawas juga semakin berat setelah dihapusnya Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di setiap kecamatan. “Tugas yang berat, nanti kita bantu untuk penganggaran kendaraan dinas untuk memudahkan operasional pengawas sekolah,” kata Ati.

Dikatakan Ati, anggaran pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Dareah (APBD) Kota Cilegon sudah 20 persen. Diharap, kesejahteraan tenaga pendidik dan pengawas juga terus meningkat. “Pernah kita usulkan (Kendaraan Operasional Pengawas -red), tetapi karena anggaran terbatas jadi belum kita realisasikan pada APBD Reguler 2020, syukur-syukur di Perubahan (APBD Perubahan) bisa,” katanya.

Menurut Ati, jumlah pengawas di Cilegon juga banyak, sehingga anggaran untuk kendaraan operasional tidak sedikit.Sementara itu, Kepala Dindik Cilegon, Ismatullah mengatakan, jumlah Pengawas Sekolah di Kota Cilegon saat ini ada 43 orang, sedangkan Penilik Sekolah 24 orang.

Menurutnya, dengan jumlah tersebut masih ideal dengan rasio jumlah sekolah yang ada. Mobil operasional bagi Pengawas Sekolah memang dibutuhkan. “Mobil operasional itu bukan per orang, tetapi bisa per kecamatan untuk Penilik Sekolah. Kalau Pengawas Sekolah kebutuhannya tiga mobil operasional, yaitu Pengawas TK, Pengawas SD, dan Pengawas SMP,” terangnya.

Ismat menambahkan, kebutuhan kendaraan operasional bagi Pengawas Sekolah memang dibutuhkan lantaran Pengawas Sekolah juga sering tugas ke luar kota seperti ke Jakarta untuk koordinasi dan sebagainya. “Semoga segera terealisasi,” tutupnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook