Sepatu Roda Berencana Berlatih di Taiwan

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 12:19:07 WIB   |  dibaca: 70 kali
 Sepatu Roda Berencana Berlatih di Taiwan

JUARA DI TAIWAN : Atlet sepatu roda Banten berdiri di podium pertama saat ikut lomba sepatu roda di Taiwan beberapa waktu lalu.

TANGERANG, BANTEN RAYA - Persiapan cabor sepatu roda menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua terus dijalani oleh 3 atlet Banten dengan latihan 6 kali dalam sepekan. Hafizh Izzudin Wibisono, Afifah Nurul Syaidah dan Saskia Rahma N tengah menjalani program latihan persiapan umum.

Dikemukakan Ramang Agus, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengprov Porserosi) Banten saat ini ketiga atlet tengah dalam gemblengan pelatih Hengky Hendrayana Surya. Program persiapan yang dijalani atlet Banten sejauh ini berupa latihan fisik untuk membentuk stamina agar oke.

"Dalam seminggu selain latihan di sirkuit Tangerang Gemilang di Botanical Park BSD City, mereka juga melakoni latihan dua kali di gym. Ini untuk mulai menata kemampuan fisik atlet agar mampu menjalani program latihan tapap selanjutnya dengan lebih baik lagi," beber Agus, sapaan Ramang Agus kemarin (28/1/2020).

Termasuk, ungkap Agus, menjalani pemusatan latihan di Taiwan yang telah diagendakan oleh Pengprov Porserosi Banten sejak tahun 2019. Dimana dua atlet Banten yakni Hafizh Izzudin Wibisono dan Afifah Nurul Syaidah telah melakukan persiapan sejak masa persiapan jelang Pra PON 2019 lalu.

Dimana di Taiwan kedua atlet Banten yang berangkat atas biaya masing-masing dan bantuan KONI Kabupaten Tangerang sebagai wilayah asal keduanya bergabung dengan klub Raider. Klub yang merupakan penghasil juara dunia sepatu roda."Disini kita siapkan mereka untuk menjalani latihan agar kondisinya siap menjalani TC di Taiwan. Karena untuk Hafiz dan Afifah akan berangkat dengan waktu yang berbeda, karena alasan pendidikan," ungkap Agus.

Hafiz diungkap Agus akan berangkat pada medio Februari ini setelah mengurus perizina kuliahnya selesai. Sementara Afifah akan terbang ke Taiwan pada Juli 2020 usai dia menjalani ujian nasional.

Sementara Saskia Rahma akan tetap berlatih di Banten bersama Hengky Hendrayana Surya. Meski mendapat penanganan berbeda, Agus memastikan ketiga atlet Banten menjalani program latihan yang telah dirancang dan dibuat sebelumnya."Intinya kami ingin semua atlet sepatu roda mendapat program latihan terbaik, ini agar kami bisa memenuhi keinginan kami dan KONI Banten agar sepaturoda bisa kembali menyumbang medali emas PON," pungkas Ramang.

Sementara itu Ummu Setyorini orang tua dari Hafiz meminta bantuan dari KONI Bnten untuk bisa memberikan surat rekomendasi buat anaknya untuk menjalani TC di Taiwan. Ini mengingat Hafiz dalam persiapan Pra PON dan PON XX/2020 di Papua telah melebihi kuota cuti yang diperkenankan oleh pihak universitas tempat Hafiz menuntut ilmu.

"Kami butuh rekomendasi dan melakukan koordinasi dengan pihak kampus Hafiz karena jika hitungannya semester mulai dari Pra PON sampai berakhirnya TC PON di Taiwan, Hafiz sudah tiga semeseter cuti. Padahal kebijakan kampusnya hanya dua semester," ucap Ummu. (rbnn)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook