Garuda Juara Piala Soeratin U-13

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 12:20:03 WIB   |  dibaca: 71 kali
Garuda Juara Piala Soeratin U-13

BEREBUT BOLA : Pemain Garuda Junior (kiri) dan Bintang Junior berebut bola saat berlaga di partai final Piala Soeratin U-13 di Stadion Maulana Yusuf, kemarin. Di laga final, Garuda menang 3-1 atas lawannya.

SERANG, BANTEN RAYA – Tim Garuda Junior asal Kota Tangerang berhasil menjadi juara Piala Soeratin usia 13 yang dihelat oleh Asprov PSSI Banten, kemarin. Pada partai puncak Garuda Junior mengalahkan Bintang Junior dengan skor 3-1 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang. Tampil sebagai juara tiga bersama yakni Persitangsel dan Fifa.

Ditemui usai laga pelatih Garuda Junior Mafrans menuturkan kunci kemenangan timnya ada tiga yakni kesabaran, kerja keras, serta semangat pantang menyerah. Arti kesabaran bagi timnya yakni setelah sempat tertinggal I gol, anak asuhnya tetap fokus untuk mencari celah guna membalas dan memenangkan pertandingan.

Dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, akhirnya timnya mampu mengejar kekalahan 0-1 menjadi keunggulan 3-1. “Semangat anak anak sungguh luar biasa. Kami gembira bisa menjadi juara di turnamen ini. Ini kerja keras semua pemaian saat final,” ujarnya.

Ia menambahkan, lawan yang dihadapi di laga final ini merupakan tim yang kuat. Anak asuhnya bermain pantang menyerah dan mencetak gol indah di babak kedua. “Gol kedua hasil tendangan bebas. Tendangan ini berkelas karena membobol gawang dari jarak 20 meter. Gol ketiga juga bagus karena penyerang kami berhasil memperdaya kiper lawan,” imbuh Mafrans.

Berita dari kubu Bintang Junior, pelatih Muhamad Heru Firdaus mengaku kecewa gagal menjadi juara. Namun ia bangga tim ini diisi oleh pemain binaan sendiri. “Kami akan mencoba lagi. Tim ini bagus dan saya berharap untuk ke depannya pemain terus berkembang. Kami berharap bisa ikut lagi Piala Soeratin,” jelas Muhamad.

Terkait pertandingan, ia menilai gol kedua hasil tendangan bebas membuat anak asuh terkejut. Setelah kebobolan, anak asuhnya berusaha menekan untuk mencari gol penyeimbang, namun resiko menyerang yakni timnya harus kebobolan melalui serang balik lawan. “Ini akan menjadi pengalaman bagi kami dan menambah jam terbang agar anak-anak semakin berpengalaman dalam menghadapi kompetisi seperti ini,” tutup dia. (hendra)         

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook