FT Untirta Teken MoU Dengan Dua Perusahaan

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 12:59:17 WIB   |  dibaca: 200 kali
FT Untirta Teken MoU Dengan Dua Perusahaan

MoU: Fatah Sulaiman, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (kiri) menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA-Fakultas Teknik (FT) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kuliah umum tentang tantangan dan peluang kerja sarjana teknik dalam menghadapi revolusi industry 4.0 yang dilanjutkan dengan penandatanganan memoirs of understanding (MoU) dan perjanjian kerjasama (PKs) antara FT Untirta dengan PT. Harmoni Energi Persada dan PT. Immarez Solusi Utama di gedung centre of excellent (CoE) kampus Cilegon.

Gading Ibnu Sabil mahasiswa dari Jurusan Teknik Metalurgi, salah seorang peserta seminar menilai, bahwa acara ini bagus untuk penambahan wawasan, diantaranya pengetahuan tentang kebutuhan sumber daya manusia yang dibutuhkan industri di luar sana.

"Bahkan saya mendapatkan kiat beberapa langkah yang harus dilakukan setelah lulus kuliah, pengenalan dalam dunia kerja dan lain sebagainya. Saya berharap agar fakultas sering mengadakan kegiatan serupa agar wawasan saya makin bertambah," kata Gading usai mengikuti kuliah umum, kemarin.

Sementara itu, Kuliah umum menghadirkan Usep Sutisna  dan Fuad Hasyim selaku pembicara. Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor Untirta, fatah Sulaiman dan civitas akademik Untirta. Setelah kuliah umum, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dan PKs.

Untuk MoU penandatanganan dilakukan oleh Rektor Untirta, Fatah Sulaiman dengan para direktur perusahaan. Untuk PKs ditandatangani oleh H. Asep Ridwan, Dekan FT Untirta dan Fuad Hasyim selaku Direktur utama PT. Harmoni Energi Persada serta oleh H. Maman Sutisna, selaku Direktur Utama PT. Immarez Solusi Utama.

Menurut keterangan Yudi Hermawan, bagian kerjasama FT Untirta, bahwa PKs antara FT Untirta dengan PT. Harmony Energi Persada tentang kerjasama program pembekalan keprofesian dibidang rekayasa teknik dan desain."Adapun dengan PT. Immarez Solusi Utama adalah PKs tentang program pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja.  PKs ini berlaku sejak ditandatangani dan berjangka waktu selama 3 tahun," ujarnya.    

 Di lokasi yang sama, Asep Ridwan, Dekan FT Untirta menyampaikan bahwa dua perusahaan yang telah melakukan penandatangan PKs ini, merupakan salah satu mitra kerjasama fakultas dalam penyediaan sertifikat kompetensi dengan mengadakan pelatihan.

Setelah penandatanganan ini, lanjutnya, kedepannya akan membuat tim task force yang berfungsi untuk mengimplementasikan PKs yang sudah ditandatangani, agar hasilnya bisa segera dirasakan oleh mahasiswa."Sertifikat kompetensi pendamping ijazah bagi lulusan FT Untirta sangar penting, karena selain inline dengan kebijakan pemerintah pusat, juga berguna saat melamar pekerjaan," katanya.

Ia mengaku, lulusan FT Untirta diwajibkan memiliki satu sertifikat kompetensi pendamping ijazah yang menjadi persyaratan untuk lulus, dengan begitu waktu tunggu mendapatkan pekerjaan diharapkan menjadi minim dan langsung terserap pada dunia industri. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook