Dinkes Nyatakan Belum Temukan Kasus Corona

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 13:09:44 WIB   |  dibaca: 43 kali
Dinkes Nyatakan Belum Temukan Kasus Corona

KOTA TANGERANG, BANTEN RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mennyatakan sampai saat ini belum menemukan kasus virus Corona di Kota Tangerang.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi, Selasa (28/1).“Sampai dengan saat ini, tidak ditemukan penderita pneumonia akibat Novel Coronavirus di Kota Tangerang,” ujar Liza.

Menurut Liza, Pemkot Tangerang saat ini menerapkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) untuk menanggulangi merebaknya Virus Corona yang telah menyebar ke beberapa negara.Melalui puskesmas dan rumah sakit di seluruh Kota Tangerang, pihaknya mengintruksikan untuk mengisolasi pasien yang dinilai memiliki ciri-ciri terdampak virus Corona.
"Puskesmas dan rumah sakit memantau ketat dan melakukan isolasi penderita dengan gejala pneumonia dan mempunyai riwayat perjalanan dari negara terjangkit," ujarnya.

Selain itu, Liza menambahkan, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media elektronik, media sosial dan penyuluhan langsung baik di dalam dan di luar gedung terkait pencegahan dan penularan virus Novel Coronavirus.

“Kami juga membuat surat edaran kewaspadaan terhadap Pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) kepada Rumah Sakit, Puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus,” paparnya.

Sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan, pihaknya meminta masyarakat untuk sering mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah aktifitas, menerapkan etika batuk dan bersin dengan cara menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau sapu tangan atau lengan dalam baju. Kemudian, menggunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran nafas (demam, batuk dan flu) dan segera berobat. Jika sedang sakit, kurangi aktifitas di luar rumah dan batasi kontak dengan orang lain.

"Hindari kontak erat dengan orang yang memiliki gejala batuk dan pilek, khususnya dengan yang mempunyai riwayat perjalanan dari negara terjangkit," pesannya seraya menambahkan agar memasak daging dan telur hingga matang sempuna, dan hindari bersentuhan dengan hewan liar dan ternak.

Pihaknya juga mengimbau bagi masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk dan sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit, agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat. "Jangan ragu untuk segera ke puskesmas atau rumah sakit," tandasnya.(mg-Ipul).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook