Jembatan Bogeg Gagal Dibangun Tahun Ini

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 14:12:50 WIB   |  dibaca: 194 kali
Jembatan Bogeg Gagal Dibangun Tahun Ini

TERBENTUR IZIN: Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi Jembatan Bogeg, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA- Pembangunan jembatan Bogeg di Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang batal dilaksanakan tahun ini. Sebab, Pemprov Banten masih harus melengkapi dokumen perizinan ke pemerintah pusat, mengingat infrastruktur itu dibangun di atas ruas Tol Tangerang-Merak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataam Ruang (DPUPR) Provinsi Banten M Tranggono mengatakan, pembangunan jembatan Bogeg hingga kini belum dilaksanakan. Pihaknya masih konsen terkait perizinannya, sehingga kemungkinan untuk fisiknya baru bisa dilaksanakan pada tahun depan."Jadi sekarang ini belum dapat izin, jadi kita review izin dulu.

Konsekuensinya mungkin untuk pelaksanaan di tahun depan (2021) ke yang (Jembatan) Bogeg," ujarnya di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, kemarin.  
Ia menjelaskan, untuk pembangunan Jembatan Bogeg harus dilangkapi dengan izin dari sejumlah instansi karena akan dibangun di atas ruas jalan tol.

Setidaknya, pemprov harus terlebih dahulu mendapat restu dari Kementerian PUPR, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) serta PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola Tol Tangerang-Merak."Jadi sekarang kita konsolidasi terhadap izin, karena dia melintasi jalan tol. Termasuk izin kementerian, kan enggak bisa seenaknya. Izin ke kementerian, BPJT itu yang kita proses lagi," katanya.

Disinggung soal kebutuhan anggaran pembangunan jembatan Bogeg, Tranggono tak memberikan jawaban secara pasti. Meski demikian dia menegaskan bahwa sejatinya semua harus didahulu dengan izin terlebih dahulu."Enggak boleh nih, harusnya izin dulu, desain, terus baru itu (pembangunan). Karena apa? Itu (izin) belum keluar, terus nanti pelaksanaan kacau, makannya kita bertahap. Kita hati-hati, sekarang prioritas izin," ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, pembangunan Jembatan Bogeg menjadi salah satu prioritas pemprov. Sebab, saat ini pemprov sedang fokus pada program pelebaran Jalan Pakupatan-Palima yang melintasi jembatan tersebut. "Itu jadi prioritas, kita punya prioritas pelebaran jalan. Jadi memang ada beberapa yang saya juga enggak tahu ada beberapa lokasi yang belum pembebasan tapi sebagian besar sudah," tuturnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoodinasi dengan PT MMS untuk memproses perizinannya. "Bukan belum mengizinkan tapi mungkin (DPUPR) belum koordinasi. Kita memag belum balance dengan MMS. Nanti kita undang supaya diizinkan," ujarnya. (dewa/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook