Para Balon Bupati "Serang" Tatu

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 29 Januari 2020 - 14:42:44 WIB   |  dibaca: 176 kali
Para Balon Bupati "Serang" Tatu

SAMPAIKAN PROGRES : Rt Tatu Chasanah menyampaikan visi dan misinya di depan pengurus PAN Kabupaten Serang, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA – Para bakal calon (balon) bupati Serang ramai-ramai menyerang balon bupati Serang petahana Rt Tatu Chasanah pada penyampaian visi misi yang digelar DPD PAN Kabupaten Serang di hotel Swiss Belinn Modern Cikande, Selasa (28/1). Setiap calon menyampaikan visi misi terpisah dengan calon lainnya dengan waktu maksimal 20 menit.

Balon bupati Serang Abdul Latif misalnya menilai, Tatu dan wakilnya berhasil dalam melakukan pembangunan infrastruktur jalan, namun tidak berhasil dalam mengantisipasi kesenjangan ekonomi. “Memang pembangunan infrastruktur jalan sudah lumayan baik, tapi kesenjangan ekonomi masih terjadi dimana-dimana di Kabupaten Serang. Tentu persoalan ini tidak bisa dibiarkan,” kata Abdul Latif.

Pria yang saat menyampaikan visi-misi menggunakan baju putih dan celana hitam tersebut berjanji, jika kelak diamanahi menjadi bupati Serang, akan melakukan pendataan pengangguran per kecamatan untuk kemudian dicarikan solusinya.“Kalau kesenjangan ekonomi berkurang, maka dengan sendirinya permasalahan sosial lainnya bisa teratasi. Kami melihat pemerintahan yang sekarang tidak fokus dalam mengurusi kesenjangan ekonomi ini,” ujarnya.

Balon bupati Serang Eki Baehaki yang membawa slogan 'Saatnya Milenial Membangun Kabupaten Serang' mengatakan, pengangguran yang masih tinggi di Kabupaten Serang merupakan persoalan serius yang belum ditangani oleh pemerintahan Rt Tatu Chasanah dan Pandji Tirtayasa. “Kalau pengangguran masih tinggi, jangan berbicara kesejahteraan. Kesejahteraan sulit dicapai jika pengangguran masih tinggi. Harus ada keseriusan dalam menangani masalah pengangguran,” katanya.

Tidak hanya persoalan pengangguran, Eki juga menyoroti persoalan keagamaan di masa kepemimpinan Tatu dan Pandji yang dinilainya secara kualitas semakin menurun. “Kabupaten Serang ini kan slogannya Serang Bertakwa. Bagaimana mau bertakwa, orang kemaksiatan ada dimana-mana. Moral masyarakat semakin menurun, pelecehan seksual terjadi dimana-mana,” tuturnya.

Serangan terhadap Tatu juga dilontarkan balon Bupati Serang Tb Masduki. Masduki yang datang diiringi dengan puluhan pendukungnya tersebut menilai, Tatu dan Pandji gagal melakukan pembangunan baik secara makro maupun mikro. “Saya mengamati Kabupaten Serang salama tiga tahun terakhir semakin kurang baik. Industri dibangun dimana-mana tapi tidak berdampak pada pengentasan pengangguran,” katanya.

Ia juga menilai, Pemkab Serang telah gagal dalam mengatasi pengangguran terlihat dari penurunan angka pengangguran yang tidak signifikan. “Memang benar pengangguran dan kemiskinan ada penurunan, tapi sangat kecil sekali. Jika PAN mendukung saya dan saya ditakdirkan menjadi bupati, 1.700 perusahaan yang ada di Kabupaten Serang harus memiliki masjid yang nantinya akan diisi oleh santri-santri salafi,” paparnya.

Tidak hanya itu, untuk mengurangi pengangguran di Kabupaten Serang, pihaknya akan membuat pasar lamaran kerja dan membentuk tim saber mafia tenaga kerja. “Industri di Kabupaten Serang banyak, tapi pengangguran banyak. Ini sama saja dengan ayam mati di lumbung padi. Ke depan kalau saya ditakdirkan dari bupati tidak boleh terjadi. Saya sangat berharap PAN bisa mendukung saya agar saya bisa melakukan perubahan,” katanya.

Sementara itu, balon Bupati Serang Rt Tatu Chasanah memilih memaparkan progres pembangunan di Kabupaten Serang serta capaian yang sudah diraih. “Pembangunan Kabupaten Serang sudah berjalan dengan baik, tentu bukan hanya prestasi saya atau Pemkab Serang, tetapi atas sinergi bersama partai politik atau parpol, yang di dalamnya ada Partai Amanat Nasional. Maka segala kekurangan yang ada, kita harus sempurnakan bersama,” kata Tatu.

Sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Serang disampaikan Tatu kepada fungsionaris PAN Kabupaten Serang kurun waktu tahun 2016-2018. Antara lain, peningkatan rata-rata lama sekolah meningkat dari 6,98 tahun menjadi 7,18 tahun, angka harapan hidup meningkat dari 63,81 tahun menjadi 64,22 tahun, dan pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari Rp 10.137.000 menjadi 10.693.000. “Fokus kita saat ini dan ke depan tetap pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM,” tegas Tatu.

Tidak kalah penting tentang capaian pembangunan infrastruktur. Pada 2016, jalan kewenangan kabupaten yang rusak mencapai 474,77 kilometer (KM). Melalui program pembangunan jalan beton 100 KM per tahun, pada 2019 telah tuntas jalan beton sepanjang 437,54 KM. Kemudian pada 2020 direncanakan selesai jalan beton sepanjang 540,14 KM.

“Ditargetkan pada tahun 2021, jalan kewenangan kabupaten sepanjang 601,13 akan tuntas dibeton. Selanjutnya, kami akan meningkatkan status 400 kilometer jalan desa menjadi jalan kabupaten. Tentu harus membuat perda lagi, harus dibahas bersama dengan DPRD yang di dalamnya ada PAN dan parpol lainnya,” kata Tatu.

Ketua Desk Pilkada Kabupaten Serang Heri Triyana mengungkapkan, dari seluruh balon bupati dan balon wakil bupati Serang yang mengikuti penjaringan di DPD PAN ada beberapa yang tidak mengikuti penyampaian visi misi. “Yang menyampaikan visi misi itu Ibu Tatu, Pak Abdul Latif, Pak Eki Baehaki, Pak Masduki, Pak Najib Hamas, Pak Pandji Tirtayasa, dan Pak Masrori. Untuk Ibu Papat minta di hari yang lain karena sedang ada di luar kota. Kemudian Pak Lili Romli, Pak Sarjudin, Pak Sulaiman Ridho, dan Pak Madroji enggak ada konfirmasinya,” katanya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook