Penunggak Pajak Kendaraan Dirazia

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 13 Februari 2020 - 10:46:22 WIB   |  dibaca: 39 kali
Penunggak Pajak Kendaraan Dirazia

DIPERIKSA : Petugas memeriksa kelengkapan salah satu pengendara yang terjaring razia di Jalan Raya Anyer, Selasa (11/2).

CILEGON, BANTEN RAYA – Satlantas Polres Cilegon menggelar razia gabungan bersama Samsat Cilegon dan Dishub Cilegon, di Jalan Raya Anyer, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Selasa (11/2). Selain untuk menertibkan pengendara yang tidak membawa dokumen surat-surat, juga untuk menekan kendaraan yang mati pajak tahunan.

Pantauan di lapangan, razia digelar dari pukul 08.00 sampai 11.00 WIB. Petugas satu persatu memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. Sebanyak 75 kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan dan pengendara, seperti SIM atau STNK ditilang petugas kepolisian. Sementara kendaraan yang mati pajak diminta bayar di tempat oleh petugas Samsat. Jika tidak membayar dikenakan tilang oleh petugas kepolisian.  

Pelaksana Samsat Kota Cilegon, Nandi Suwardi mengungkapkan, razia dilakukan agar pemilik kendaraan tertib membayar pajak tahunan, sehingga akan menambah pemasukan kas daerah."Alhamdulillah dari jam 8 sampai 11 razia, ada 25 pengendara yang membayar pajak langsung ke kami," ungkapnya.

Nandi menyatakan, pihaknya akan terus melakukan razia bersama dengan jajaran Polres Cilegon. "Kerjasama tersebut akan terus dilakukan, sehingga warga bisa taat juga melakukan pembayaran pajak kendaraan," imbuhnya.

Sementara itu,Kaur Lantas Polres Cilegon, Iptu Marlen Tampubolon menjelaskan, razia untuk menertibkan sejumlah pengendara yang tidak taat soal kelengkapan dokumen, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), dan juga pajak kendaraan.“Ada 75 pengendara roda dua yang kami tilang. Kebanyakan karena tidak memiliki SIM,” katanya kepada wartawan disela razia gabungan, kemarin.

Marlen menyampaikan, razia gabungan tersebut akan secara rutin digelar. Hal itu juga sebagai bentuk imbauan kepada warga untuk sadar berlalu lintas dan melengkapi berbagai ketentuan, sehingga dengan kelengkapan dokuemn dan kendaraan meminimlaisasi terhadap kecelakaan.“Kami juga imbau, soal kelayakan izin itu pasti akan berkaitan dengan resiko dan kecelakaan. Ini kami cegah dan ingatkan untuk melengkapi dokumennya,” paparnya.

Selain menilang 75 kendaraan, imbuh Marlen, dalam kegiatan razia tersebut, pihaknya dengan Samsat dan Dishub itu juga merazia sejumlah kendaraan yang mati pajak. Namun, khusus untuk itu, paparnya, pihaknya mengarahkan untuk melakukan pembayaran di kendaraan Samsat Keliling yang sudah disediakan.“Sedikitnya ada 25 kendaraan yang pajak mati dan pemiliknya langsung membayar,” imbuhnya.(uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook