Disemprot Asap Limbah, Bau Kandang Ayam Hilang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 Februari 2020 - 12:19:49 WIB   |  dibaca: 93 kali
Disemprot Asap Limbah, Bau Kandang Ayam Hilang

TEROBOSAN BARU: Tim dari DLH Kota Serang didampingi pekerja peternakan menyemprotkan asap cair, hasil olahan dari air Cilowong di peternakan ayam milik PT Cibadak Farm di Kelurahan/Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (12/2). Asap cair ini bisa menekan bau busuk yang keluar dari peternakan ayam yang biasanya mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

SERANG, BANTEN RAYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang pada Rabu (12/2) siang menguji coba asap cair yang berasal dari air lindi sampah TPAS Cilowong ke PT Cibadak Farm, salah satu peternakan ayam di Kecamatan Curug, Kota Serang. Hasilnya bau menyengat pada peternakan ayam tersebut hilang dalam sekejap.

Kepala Seksi Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) DLH Kota Serang Asep Saefudin mengatakan bahwa DLH Kota Serang sengaja menguji coba asap cair guna mengetahui khasiat atau manfaat dari asap cair tersebut.

Asap cair merupakan produk yang dihasilkan dari mesin karbon Doktor Isheni yang saat ini digunakan oleh pengelola TPAS Cilowong. Istilah lain asap cair adalah disinfektan.“Hasilnya ternyata bisa menghilangkan bau dalam sekejap,” kata Asep usai uji coba asap cair di peternakan ayam milik PT Cibadak Farm kemarin.

Asep menyatakan bahwa uji coba asap cair pertama dilakukan pada landasan permukaan kandang ayam di mana terdapat kotoran ayam bercampur paka ternak. Kemudian asap cair atau biopestisida ini disiramkan pada landasan permukaan kandang ayam tersebut. Setelah disiram bau yang semula menyengat menjadi berkurang.“Hasilnya mengurangi kandungan amoniak dari parameter 20 ppm (part per million atau sama dengan miligram per liter-red) menjadi 10 ppm. Artinya, ada penunrunan aroma bau yang signifikan,” katanya.

Uji coba asap cair juga dilakukan terhadap cairan kotoran ayam bercampur air dengan bau busuk yang menyengat di luar kandang menggunakan kertas lakmus dan ph meter. Oleh pihak peternakan, cairan kotoran ayam tersebut disiram dengan asap cair.

Hasilnya, kandungan ph yang basah pada cairan busuk tersebut yang semula di atas delapan menjadi di bawah enam mendekati netral.“Artinya, asap cair tersebut bisa mengatasi bau busuk pada peteranakan ayam dan mampu menurunkan ph dari cairan berbau busuk tersebut,” ujar Asep.

Dikatakan Asep, setelah uci coba asap cair pada peternakan ayam ini berhasil menghilangkan bau DLH Kota Serang akan menginformasikan kepada pelaku usaha peternakan ayam di Kota Serang menggunakan asap cair ini sehingga bau busuk yang menganggu masyarakat dari peternakan ayam bisa diminimalisir.“Asap cair atau desinfektan ini juga bisa diformulasikan dengan aroma buah sehingga nyaman untuk penciuman. Selain berfungsi menghilangkan bau asap cair juga berfungsi mengusir lalat,” tuturnya.

Manager PT Cibadak Farm Huda menyambut positif praktik uji coba asap cair ini. Ia sendiri merasakan ada penurunan bau secara signifikan setelah areal yang bau disemprot dengan asap cair. Meski demikian, Huda menyatakan bahwa aplikasi asap cair di lapangan harus dimodifikasi karena akan digunakan kepada makhluk hidup.

“Diharapkan ada modifikasi bau dari asap cair yang berbau asap dengan bau yang lebih bersahabat untuk orang,” katanya.Sementara menurut DLH Kota Serang asap cair sudah melalui uji laboratorium dan aman untuk makhluk hidup. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook