Pemkot Dukung Penerjemah Bahasa Khotbah Jumat

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 14 Februari 2020 - 13:23:03 WIB   |  dibaca: 207 kali
 Pemkot Dukung Penerjemah Bahasa Khotbah Jumat

SERANG, BANTEN RAYA- Pemkot Serang menyambut positif keinginan Komunitas Area Disabilitas (Koreda) agar masjid besar di Kota Serang menyediakan penerjemah bahasa isyarat untuk khotbah Jumat. Sebagai bentuk keseriusan itu, masjid Al-Madani Puspemkot Serang siap untuk menjalankan ujicoba penerjemah bahasa isyarat khotbah Jumat.

Dukungan dari Pemkot Serang ini semakin menambah motivasi bagi penyandang tunarungu. Sebab sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Komisi II DPRD Kota Serang pun mendukung wacana tersebut.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, dirinya mewakili Pemkot Serang sangat menyambut positif usulan untuk menyediakan penerjemah bahasa isyarat di setiap khotbah Jumat.

“Adanya langkah dan niatan dari teman-teman salah satunya mahasiswa pegiat disabilitas, yang membantu agar dapat menerapkan penerjemah bahasa isyarat di setiap khotbah Jumat, ini kami sambut baik,” ujar Subadri usai rapat paripurna di gedung DPRD Kota Serang, Kamis (13/2).

Ia mengatakan, beberapa organisasi Islam seperti MUI dan DMI serta organisasi lainnya mengaku telah mendukung rencana tersebut. Sehingga dirinya pun juga harus mendukung itu.
 “Saya sudah mendengar beberapa organisasi yang mengaku mendukung rencana itu. Maka saya pun sebagai Pemkot Serang, juga akan mendukung niat baik yang dijalankan oleh teman-teman pegiat disabilitas,” ucap dia.

Subadri mempersilakan kepada Koreda untuk menjadikan Masjid Al Madani Puspemkot Serang sebagai percontohan awal dalam penerapan penerjemah bahasa isyarat. “Silakan. Ini bisa dijadikan sebagai percontohan bagi masjid lain yang juga ingin menerapkan. Untuk teknisnya dapat berkoordinasi dengan DKM masjid Al-Madani. Kalau bisa, langsung kita ujicoba besok,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Koreda Moch Ridwan mengaku telah berkoordinasi dengan DKM Al-Madani. Namun menurutnya, pihak DKM masih menunggu surat rekomendasi dari MUI Kota Serang.“Untuk koordinasi kami sudah. Hanya saja dari pihak DKM mengaku masih menunggu surat rekomendasi dari MUI Kota Serang,” kata Ridwan saat ditemui di Puspemkot Serang.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih terus berkomunikasi dengan MUI Kota Serang berkaitan dengan rekomendasi tersebut. Sehingga, apabila sudah ada surat rekomendasi, keinginan teman-teman tunarungu dapat diwujudkan di masjid Al-Madani.

"Sebenarnya kami bisa mencoba di masjid lain. Hanya kami ingin langkah ini dimulai dari pemerintah selaku pemangku kebijakan. Sehingga dorongan-dorongan untuk mewujudkan kota yang ramah disabilitas, dapat semakin kongkrit,” jelasnya. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook