CPNS Baru Diminta Berdomisili di Kota Serang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 14 Februari 2020 - 13:46:19 WIB   |  dibaca: 532 kali
CPNS Baru Diminta Berdomisili di Kota Serang

NGOBROL: Walikota Serang Syafrudin menyapa para peserta tes CPNS Kota Serang di Hotel Puri Kayana Serang Jalan KH Abdul Hadi, Kota Serang, Kamis (13/2). Tes tahap pertama akan dilaksanakan hingga 15 Februari 2020.

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kota Serang meminta kepada peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari luar Kota Serang agar segera tinggal di Kota Serang setelah dinyatakan lulus tes CPNS.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir perpindahan PNS, karena di Pemkot Serang masih kekurangan PNS. Keinginan tersebut diungkapkan Walikota Serang Syafrudin memonitoring tes kompetensi dasar (TKD) CPNS di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Kamis (13/2). Orang nomor satu di Kota Serang ini pun menyempatkan berbincang dengan beberapa peserta tes CPNS sebelum melakukan tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

“Jadi saya menginstruksikan kepada kepala BKPSDM, apabila ada yang lulus dari luar Kota Serang, persyaratannya itu untuk menempati tempat yang sekarang sedang dilaksanakan tes. Harus ada KTP Kota Serang. Jadi harus mutasi, domisili di Kota Serang,” ujar Syafrudin.

Ia menyebutkan, di Kota Serang idealnya membutuhkan sebanyak 6.600 PNS. Pada tahun ini, Pemkot Serang hanya mendapatkan kuota sebanyak 215 orang untuk formasi tenaga pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Untuk menambah kekurangan itu, lanjut Syafrudin, Pemkot Serang berharap tiap tahun ada tes CPNS, dan tes CPNS yang akan datang dapat dilakukan dengan format zonasi. Sehingga masyarakat Kota Serang yang ikut tes CPNS.

“Rata rata peserta kalau dari luar Kota Serang itu dua atau tiga tahun sudah mengajukan pengen pindah. Jadi keinginan kami sama dengan zonasi sekolah, sehingga ketika jadi PNS tidak akan pindah,” ucap dia.

Syafrudin pun memastikan pelaksanaan tes CPNS SKD tahun 2020 di Kota Serang berlangsung lancar dan aman. Pasalnya, telah dipersiapkan dengan sangat matang.“Saya lihat sendiri tes CAT ini begitu setelah selesai mengisi langsung keluar nilainya. Jadi tidak ada permainan di sini. Server ngehang tidak ada karena sudah dipersiapkan dengan matang. Jadi satu orang pun atau komputer tidak ada yang ngehang atau komputer yang rusak,” jelas Syafrudin.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Serang Ritadi mengatakan, adanya permintaan Walikota Serang Serang Syafrudin tersebut karena kurangnya PNS di Pemkot Serang. Menurut dia, dengan adanya peserta yang berasal dari luar Kota Serang pihaknya merasa dirugikan. “Jadi memang banyak yang dari luar daerah datang ke sini untuk ikut tes CPNS. Ini rawan, syukur-syukur mereka mendapatkan jodoh di sini,” kata Ritadi.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor 23 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksana CPNS, PNS boleh mengajukan mutasi paling cepat setelah bekerja selama delapan tahun. “Kalau lulus CPNS dan di angkat dalam dua tahun, baru bisa mutasi ke OPD lain. Sementara untuk mutasi ke luar daerah lain itu harus delapan tahun sesuai Permenpan RB tadi,” jelas dia.

Salah seorang peserta tes CPNS asal Kabupaten Pandeglang Alifah mengaku dirinya siap berdomisili di Kota Serang jika dirinya lulus tes dan menjadi PNS. “Gak apa-apa saya siap mengabdi,” ucap Alifah.Saat ditanya apakah siap jika mendapatkan jodoh di Kota Serang? Alifah menjawab, “Astagfirullah kalau itu mah gak tahu ya,” ujarnya seraya tertawa ringan. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook