Panitia Tes CPNS Pandeglang Pakai Baju Adat

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 17 Februari 2020 - 12:44:39 WIB   |  dibaca: 198 kali
Panitia Tes CPNS Pandeglang Pakai Baju Adat

AGAR DIKENALI : Bupati Irna Narulita menyapa panitia seleksi CPNS yang menggunakan pakaian adat di SMPN 1 Karangtanjung, Sabtu (15/2).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Panitia seleksi CPNS di Kabupaten Pandeglang mengenakan pakaian adat dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di SMPN 1 Karangtanjung, Kecamatan Karangtanjung, Minggu (16/2).

Kepala BKD Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, digunakannya pakaian adat sebenarnya untuk mempermudah peserta seleksi CPNS. "Sengaja kita konsep seperti itu, biar peserta seleksi bisa tahu mana panitia dan bukan," kata Fahmi.

Dijelaskannya, jumlah peserta yang mengikuti tes CAT SKD mencapai 1.253 orang. Dari ribuan tersebut mereka akan mengikuti ujian dalam empat hingga lima sesi. Tes ini sudah dilaksanakan sejak Sabtu (15/2) hingga Senin (17/2) mendatang. "Peserta CPNS yang ikut CAT SKD mencapai 1.253 orang. Setiap harinya ada 4 sesi, hanya minggu yang 5 sesi, setiap sesi 100 orang," jelasnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat memantau tes CPNS, kemarin, menyambut positif panitia seleksi yang menggunakan pakaian adat khas Pandeglang berupa pangsi hitam-hitam, sarung di leher, dan penutup kepala dari batik.

Dalam kunjungannya, Irna menyapa para peserta yang diperiksa satu per satu oleh panitia sebelum mereka masuk ke dalam lokasi ujian. "Keluarkan kemampuan terbaik kalian, isi lembar soal dengan teliti, manfaatkan waktu dengan baik, dan jangan lupa berdoa," pesan Irna.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKN Budi Haryono menerangkan, tes CAT SKD merupakan rangkaian dalam rangka seleksi CPNS. "Yang lulus SKD ini akan dirangking dan akan diambil 3 kali formasi. Setelah para peserta dinyatakan lulus ujian CAT SKD, akan mengikuti CAT Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," terangnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook