Gerindra Survei Dua Kali

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 17 Februari 2020 - 12:50:33 WIB   |  dibaca: 98 kali
Gerindra Survei Dua Kali

SEMANGAt : Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo (pegang bendera) menghadiri acara jalan santai di Alun-alun Barat, Kota Serang, Minggu (16/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Gerindra mulai menggelar survei popularitas dan elektabilitas calon kepala daerah (cakada) untuk pilkada serentak 2020 di Banten. Survei akan digelar dua kali, tak hanya ke masyarakat umum tapi juga terhadap internal partai. Hal itu dilakukan untuk mendapat pertimbangan sangat matang sebelum mengusung calon.Demikian terungkap dalam peringatan hari jadi ke-12 Partai Gerindra di Rumah Aspirasi Desmond J Mahesa, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (16/2).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Banten Desmond J Mahesa mengatakan, pada dasarnya penjaringan cakada di partai berlambang garuda itu berlangsung empat tahap. Kini, progresnya sudah ada pada tahap ketiga berupa survei bakal calon. Survei ditujukan kepada  mereka yang telah melewati tahap pertama yakni pendaftaran penjaringan dan tahap dua berupa diskusi publik. “Selanjutnya (tahap) survei,” ujarnya kepada awak media di sela-sela acara.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menjelaskan, adapun survei yang dilakukan tak hanya mengukur popularitas dan elektabilitas bakal calon kepada kalangan masyarakat umum. Hal yang sama juga akan dilakukan ke internal partai besutan Prabowo Subianto di tingkat daerah yang akan menggelar pilkada di 2020.“Survei ada dua, survei masyarakat umum, survei di internal partai. (Survei ke) internal (parpol) itu responsnya bagaimana dukungannya. Kemarin misalnya saya kumpulkan PAC (pengurus anak cabang), setiap PAC lima orang, dari sana saya tanya siapa-siapa yang muncul,” katanya.

Diakuinya, dari survei internal pertama, pengurus PAC belum bisa memberikan masukan yang optimal. Oleh karenanya, mereka diberikan tugas untuk memantau perkembangan di lapangan dan melaporkan hasilnya.   “Mereka belum bisa memberikan informasi yang maksimal, saya tugaskan mereka coba pantau masyarakat. (Pantau) kader kita dan eksternal,” ungkapnya.  

Mantan aktivis pro demokrasi 1998 itu menegaskan, hasil survei dari masyarakat umum dan internal sudah bisa diketahui hasilnya dua pekan ke depan. Nama-nama potensial yang muncul selanjutnya akan dipanggil satu per satu untuk dilakukan wawancara.

“Dari survei itu yang muncul itu akan kita undang lagi satu-satu. Untuk melihat mereka sudah punya partai belum. Kalau mau jadi bupati partai pendukungnya belum jelas bagaimana? Ini banyak pertimbangan-pertimbangan. Kalau sudah punya, kita lihat dari survei, mungkin enggak dia menang,” tuturnya.

Dia tak menampik, hasil survei menjadi komponen penting sebagai dasar pertimbangan pengusungan. Selain komitmen, Gerindra juga akan mengusung cakada yang memiliki peluang menang paling besar. “Karena kami mendukung yang menang dalam rangka memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Tujuannya, siapa yang kami dukung komit enggak ke masyarakatnya. Ini yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Disinggung soal kewajiban kader untuk maju, Desmond mengaku hal itu adalah instruksi langsung dari partai. Meski demikian, partai juga tetap tak akan mengesampingkan pertimbangan-pertimbangan lainnya. “Kita rasional, karena perintah partai kader.

Tetapi kalau ada yang nomor satu bupati/walikota yang punya kapasitas enggak apa-apa kita nomor dua. Kalau enggak ada, lihat dari respon masyarakat, manfaat enggak untuk ke masyarakat. Kalau enggak kita dorong sendiri, bekerja sama dengan yang lain, kita maju sendiri,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo mengapresiasi kesolidan kader Gerindra di Banten. Sebagai partai pemenang di Banten, dia meminta pengurus dan juga anggota legislatif di Banten bisa menjaga nama baik partai.  

“Terus mendengar aspirasi rakyat, suara masyarakat. Ingat Gerindra di Banten adalah pemenang dan menjadi contoh. Bagaimana benar-benar kadernya bisa mendengar keluhan semua masyarakat Banten,” ujarnya.

Terkait pilkada di Banten Edhy menegaskan, partai telah memberikan kepercayaan kepada Desmond selaku nahkoda Gerindra Banten untuk mengurusnya. Pun demikian ketika ditanya apakah wajib kader internal yang maju, dia kembali menyerahkannya ke Desmond.“Pilkada kita sudah punya mekanisme dan saya yakin ketua DPD sudah melaksankan langkah-langkah itu. Pilkada bisa dihadapi tidak terlalu sulit. Terserah beliau, kami berikat mandat sepenuhnya,” pungkasnya.  

Pantauan di lapangan, pelaksanaan rangkaian peringatan hari jadi ke-12 Gerindra diawali dengan kegiatan jalan santai dari Alun-alun Kota Serang menuju Rumas Aspirasi Desmond J Mahesa. Di rumah aspirasi itu, sejumlah kegiatan hiburan digelar.

Artis ibukota, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela pun ikut menyanyikan tembang-tembang andalannya. Dalam kesempatan itu juga hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hingga anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Banten. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook