Pengawasan Obat dan Makanan Ditingkatkan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 18 Februari 2020 - 15:10:31 WIB   |  dibaca: 50 kali
Pengawasan Obat dan Makanan Ditingkatkan

SEPAKAT: Bupati Tangerang Zaki Iskandar (tengah) berjabat tangan dengan Sukriadi, Kepala BPOM Serang pada acara MoU di ruang Bupati Tangerang, Senin (17/2).

KAB TANGERANG, BANTEN RAYA - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menandatangani kesepakatan bersama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di ruang Bupati Tangerang, Senin, (17/2).

Zaki mengatakan bekerja sama ini untuk meningkatkan pengawasan obat dan makanan, dan produk-produk yang membahayakan masyarakat. "Upaya peningkatan pengawasan kita lakukan, agar masyarakat dapat mengkonsumsi makan dan obat yang memenuhi persyaratan keamanan," jelas Zaki.

Wilayah Kabupaten Tangerang yang luas, ungkap Zaki, memerlukan pengawasan yang terus dilakukan jangan sampai ditemukan kembali pergudangan atau produk rumahan yang tidak mememiliki izin yang dapat membahayakan konsumen.

"Ini upaya pemkab dalam pengawasan obat dan makanan, agar bisa mengedukasi dan mengawasi produk yang dikonsumsi aman bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Serang Sukriadi Darma menambahkan, peredaran obat dan makanan di Kabupaten Tangerang terus berkembang.

Untuk itu kesepakatan BPOM dengan Pemkab Tangerang dilakukan guna meningkatkan efektifitas pengawasan obat dan makanan. Meningkatkan kapabilitas daerah dan pelaku usaha dalam menerapkan ketentuan, keamanan, mutu dan gizi pangan olahan industri dan industri rumah tangga pangan.

"Objek pengawasan obat dan makanan meliputi obat, obat tradisonal, kosmetik, suplemen, kesehatan, makanan dan produk tembakau dan termasuk sumber daya manusianya," terang Sukriadi.

Nantinya, kerjasama antara Pemkab Tangerang dengan BPOM selain pembinaan dan sertifikasi sarana produksi pangan olahan industri, juga pengujian laboratorium, hingga komunikasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat berupa program keamanan pangan jajanan anak sekolah, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan fortifikasi. (skj/diskominfo)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook