Reklame Penunggak Pajak Ditertibkan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 18 Februari 2020 - 15:39:39 WIB   |  dibaca: 117 kali
Reklame Penunggak Pajak Ditertibkan

PENERTIBAN : Petugas Satpol PP Kabupaten Serang menertibkan reklame yang diduga belum membayar pajak di Kecamatan Kramatwatu, Senin (17/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang bersama anggota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang menertibkan reklame berupa umbul-umbul, spanduk, baliho yang pemiliknya belum membayar pajak di Kecamatan Kramatwatu. Penertiban dilakukan untuk memberikan peringatan kepada wajib pajak (WP) agar tertib membayarkan pajaknya.

Kabid Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang Warnerry Poetry mengatakan, pihaknya sedang gencar-gencarnya menertibkan reklame yang tidak berijin dan tidak dibayarkan pajaknya sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). “Reklame kita tertibkan karena banyak yang tidak berijin dan belum membayar bayar pajak terutama spanduk, baliho, dan umbul-umbul,” kata Nerry, Senin (27/2).

Ia menjelaskan, baik spanduk, baliho maupun umbul-umbul sudah memenuhi syarat untuk dibayarkan pajaknya karena ada obyek dan subyek pajaknya. “Subyeknya itu kan mengiklankan dan mempromosikan. Itu sudah masuk ke dalam reklame. Ukuran juga jelas lebih dari satu meter. Untuk pembayarannya umbul-umbul mingguan, baliho itu bulanan, dan billboard tahunan,” ujarnya.

Nerry menuturkan, apa yang dilakukannya tersebut selain dalam rangka menegakan aturan, juga dalam rangka mengingatkan kepada masyarakat lebih meningkatkan kepatuhannya dalam membayar pajak. “Kita ingin masyarakat sadar tidak hanya hak saja dipenuhi tapi kewajibannya juga harus dipenuhi. Potensi pajak dari reklame sangat besar kalau semua pemasang reklame membayar pajaknya,” paparnya.

Sedangkan terkait dengan billboard, Nerry memastikan para vendronya telah mematuhi pembayaran pajak. “Untuk vendor billboard ada sekitar 250 tapi titiknya ribuan. Kalau yang billboard itu sudah bayar semua. Untuk pemilik umbul-umbul dan spanduk biasanya tidak tahu kalau umbul-umbul dan spanduk juga ada pajaknya. Ada beberapa kecamatan yang sudah kita agendakan untuk ditertibkan reklamenya,” tuturnya. (tanjung/fikri).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook