Abuya Muhtadi Restui Ati-Umar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 18 Februari 2020 - 16:09:21 WIB   |  dibaca: 187 kali
Abuya Muhtadi Restui Ati-Umar

DIREStUI : Umar (kiri) foto bersama Abuya Muhtadi Dimyati, di rumah ketua PCNU Cilegon, Minggu (16/2) malam.

CILEGON, BANTEN RAYA - Ulama kharismatik Banten Abuya KH Muhtadi Cidahu memberikan dukungan kepada Umar bin Barmawi, kader Nahdlatul Ulama (NU) Kota Cilegon, untuk maju pada Pilkada Cilegon 2020. Abuya memberikan sinyal kepada Umar untuk bisa berpasangan dengan siapa pun, termasuk dengan calon yang diusung Golkar Ati Marliati.

"Ya, saya dukung. Ya, gak apa-apa (mau dengan siapa juga). Saya hanya mendoakan," kata Abuya ditemui Banten Raya di kediamannya, di Kampung Cidahu, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (17/2).

Abuya mengaku akan menjadi garda terdepan dalam mendukung Umar. "Saya mah dukung. Gimana baiknya. Bebas saya mah, karena di depan bagaimana saya, di belakang bagaimana dia," ujarnya.Selain Pilkada Cilegon, Abuya mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memberikan dukungan untuk bakal calon Bupati Pandeglang.

Sementara saat ini sudah ada beberapa bakal calon bupati yang diwacanakan maju pada perhelatan Pilkada Pandeglang, seperti petahana Irna Narulita, dan Ketua DPC PKB Pandeglang Toni Fathoni Mukhson. Untuk jalur independen atau jalur perseorangan ada vokalis band Jamrud Krisyanto, Mulyadi, Maman Fathurohman, Aap Aptadi, dan Ferdi Ligaswara. "Kalau sekilas untuk Pandeglang belum," katanya.

Abuya mengharapkan, pelaksanaan Pilkada di Banten yang akan berlangsung pada Oktober 2020 dapat berjalan lancar dan kondusif. Abuya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. "Saya berharap pilkada di kita aman dan terbit," harapnya.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon sebelumnya menawarkan kader NU Kota Cilegon yaitu Umar bin Barmawi untuk bisa mendampingi bakal calon (balon) Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati.

Ketua PCNU Cilegon Hifdulloh saat dikonfirmasi mengatakan, pada Pilkada Cilegon 2020, kader NU diharap ada yang bisa ikut dalam kontestasi, dan bisa duduk di kursi Pemerintahan Kota (Pemkot) Cilegon. “Kami tawarkan Pak Haji Umar (anggota DPRD Banten Umar Bin Barmawi). Itu juga telah mendengarkan (suara) pesantren-pesantren di Cilegon,” kata Hifdulloh kepada Banten Raya.

Hifdulloh mengatakan, seluruh pengurus dan struktural NU di Kota Cilegon juga sangat mendukung. Bahkan, ia mengklaim akan segera mendeklarasikan dukungan dengan para kiai Cilegon untuk mendukung Ati ketika bergandengan dengan Umar. “Pengurus dan struktural juga sudah sepakat,” katanya.

Hifdulloh menambahkan, Umar dianggap mumpuni untuk terjun dalam Pilkada Cilegon 2020, karena statusnya saat ini juga anggota DPRD Banten dan loyalitas terhadap NU tidak diragukan lagi. Dipilihnya Ati lantaran dianggap berpotensi memiliki kemenangan yang cukup besar. “Kita realistis saja (potensi kemenangan). Hubungan emosionalnya baik, sering ada kegiatan apa datang. Itu baru dari internal NU dulu, nanti coba kita tawarkan ke Golkar,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Umar Barmawi mengaku menyambut baik usulan yang diajukan para sesepuh PCNU Cilegon. Ia mengaku siap dengan segala risiko politik yang diterima untuk maju dalam Pilkada Cilegon. “Saya menunggu sinyal dari PKB. Siap kalau memang diminta untuk maju mah,” tuturnya.

Umar menjelaskan, saat ini belum ada arahan resmi dari partai yang menaunginya tersebut. Sebab, dorongan agar dirinya ikut dalam kontesasi Pilkada Cilegon itu bukan dari partai, tetapi dari NU langsung. “Kami belum ada komunikasi dengan PKB untuk mendorong saya maju, karena PKB sendiri di Cilegon hanya satu kursi. Ke depan akan coba kita bahas di partai,” ujarnya.

Umar mengaku sampai saat ini juga belum berkomunikasi politik dengan Ati maupun Partai Golkar. “Kita ketemu dengan Bu Ati itu pas harlah NU di Alun-alun Cilegon saja kemarin (31/1),” ujarnya.Balon Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati masih enggan menanggapi. Saat ditemui usai rapat di Aula Setda Kawasan Kantor Walikota Cilegon, Ati masih irit bicara. Ia mengaku belum menentukan balon wakil walikota. “Ih wakil mah belum. Belum wakil mah, tenang saja nanti, nanti dulu,” kata Ati seraya berlalu pergi. (yanadi/gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook