Turunkan Harga Bawang Putih Lewat OP

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 15:32:59 WIB   |  dibaca: 70 kali
Turunkan Harga Bawang Putih Lewat OP

TURUNKAN HARGA: Kepala DKP Lebak Rahmat Yuniar (tengah) memantau jalannya operasi pasar bawang putih di Pasar Rangkasbitung, Rabu (19/2).

LEBAK, BANTEN RAYA- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lebak bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak menggelar operasi pasar bawang putih di Pasar Rangkasbitung.

Operasi bawang putih dilakukan karena harganya mengalami kenaikan 100 persen pasca pemerintah menyetop impor bawang putih sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

"Kita dinas ketahanan pangan bekerjasama dengan disperindag mengadakan OP (operasi pasar) bawang putih. Dimana OP ini dari kementan melalui badan ketahaanan pangan pusat. Kebetulan di Serang sedang operasi bawang putih, kami dari dinas ketahanan pangan berkoordinasi dengan dinas ketapang Banten untuk meminta ada OP bawang putih," kata Plt Kepala DKP Lebak Rahmat Yuniar kepada Banten Raya di Pasar Rangkasbitung, Rabu (19/2).

Kadis menjelaskan, OP dilaksanakan supaya harga di Pasar Rangkasbitung itu stabil. Artinya harganya tidak membebani masyarakat. "Harga bawang putih OP per kilogram Rp 32 ribu dan per karung isi seberat 20 kilogram Rp 640 ribu. Midah-mudahan dengan adanya ini, harga bawang putih di Lebak bisa stabil," katanya.

Rahmat mengungkapkan, berdasarkan informasi dari kabid pasar, harga bawang putih di Rangkasbitung mengalami penurunan. Pada pekan lalu harganya bisa mencapai Rp 60 ribu per kilogram, tetapi sekarang sudah turun. Harga bawang per kilogram antara Rp 40 ribu sampai Rp 45 ribu.

"Mudah-mudahan dengan harga ini bisa stabil. Insya Allah ke depan kami juga akan kembali melaksanakan OP. Untuk OP bawang putih dan cabai merah, kita akan kirim surat kepada badan ketapang pusat untuk mengadakan OP di Lebak," katanya.

Saat ini, lanjutnya, bawang putih yang dijual lewat OP seberat Rp 500 kilogram. "Mudah-mudahan dengan sedikit ini, bisa menjaga stabilitas harga. Membantu menyetabilkan harga walau sedikit," katanya.

Menurutnya, kebutuhan bawang putih selama satu hari mencapai satu ton lebih. "Sedangkan hari ini (kemarin) setengah ton, sedikit ada sumbangsih untuk menyetabilkan harga kemarin. Dimana sebelumya dikeluhkan oleh banyak masyarakat karena harganya tembus sampe Rp 60 per kilo, namun untuk sekarang sudah mengalami penurunan," katanya.

Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat mendukung DKP yang melaksanakan operasi pasar bawang putih. "Kami tentunya sangat mendukung karena kita tahu sendiri kemarin harganya sempat melambung tinggi yang memberatkan masyarakat dan juga dikeluhkan pedagang karena penurunan omset," katanya.

Wina, warga Rangkasbitung menyambut baik adanya operasi pasar bawang putih tersebut. "Kami harap sih OP-nya terus dilakukan sampai harga kembali stabil. Kalau sekarang ini harganya di pasar Rp 40 ribu per kilo. Kalau di sini kan lebih murah, per kilonya Rp 32 ribu, jadi ada selisih Rp 8 ribu kan lumayan buat jajan anak," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook