Peserta Tes CPNS Menginap di Masjid

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 15:38:41 WIB   |  dibaca: 185 kali
Peserta Tes CPNS Menginap di Masjid

HARAP-HARAP CEMAS : Puluhan peserta CPNS melihat nilai ambang batas SKD usai mereka menjalani tes di halaman kantor BPSDMD Provinsi Banten, Rabu (19/2).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Ribuan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 di lingkungan Pemprov Banten yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di aula gedung BPSDMD Provinsi Banten tepatnya di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Rabu (19/2), harap-harap cemas.

Pasalnya, bagi peserta yang menembus nilai ambang batas atau passing grade SKD, belum tentu bisa lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB). Sebab, nilai peserta yang lulus SKD akan diolah terlebih dahulu, mengingat satu formasi tidak dilamar oleh satu peserta."Informasi dari panitia walaupun saya dapat nilai 362 belum tentu bisa lolos ke SKB, karena akan disesuaikan dengan nilai peserta yang lebih tinggi," kata Kresna, salah satu peserta yang mengikuti SKD CPNS.

Warga Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat ini mengaku berdebar menunggu kepastian hasil SKD. Pihaknya optimistis bisa mengikuti seleksi CPNS ke tahap berikutnya, yakni SKB. "Ya, begitulah. Mudah-mudahan saja bisa lolos," harapnya. Dia mengatakan, sebelum tahapan SKD dimulai sudah berada di kantor BPSDMD bersama rekannya sejak Selasa (18/2) kemarin.

Dia memilih menginap di Masjid Al-Chosiyah kawasan BPSDMD. "Saya datang ke sini (BPSDMD-red) dari kemarin sore. Saya menginap di masjid sama teman yang Alhamdulillah bisa ikut seleksi CPNS di Banten," terangnya.


Dia menyebutkan, cukup enjoy mengisi lembar soal SKD, lantaran jawaban maupun pertanyaan tidak ada yang sulit. "Jawaban sama pertanyaan mah sama, dan mudah-mudah semua," ujarnya.Senada dikatakan Duwi warga Tangerang. Dia mengaku, tidak kesulitan ketika mengisi lembar soal tes SKD. Bahkan, dirinya mendapat nilai tertinggi. "Alhamdulillah saya dapat nilai 370. Mudah-mudahan bisa lolos," katanya.

Plt Kepala Bidang Perencanaan dan Mutasi BKD Provinsi Banten, Bunayah menjelaskan, sesuai ketentuan nilai ambang batas dalam SKD CPNS 2019 Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019 untuk tes karakteristik pribadi sebesar 126, tes intelegensi umum sebesar 80, dan tes wawasan kebangsaan sebesar 65, dengan total nilai mencapai 271. Namun pihaknya enggan memaparkan nilai ambang batas yang harus didapat peserta. "Sudah ada standar operasionalprosedur seperti itu," tegasnya.

Bunayah menerangkan, jumlah peserta yang mengikuti tes SKD mencapai ribuan orang. Dari ribuan tersebut mereka mengikuti ujian dalam empat sesi. Tes ini dilaksanakan sejak Rabu (19/2) hingga Rabu (26/2) mendatang. "Total peserta yang ikut tes ada 5.808 orang. Hari pertama seleksi empat sesi dengan total 160 orang. Hari kedua lima sesi," terangnya.

Menurutnya, dari seluruh formasi CPNS di antaranya dilamar oleh warga Banten. Namun tak menutup kemungkinan banyak warga luar Banten yang mendaftar, karena seleksi CPNS menggunakan sistem online. "Kalau yang daftar macam-macam, ada yang dari Banten maupun luar Banten, karena kan sistemnya online," ungkapnya.

Dia memastikan, pelaksanaan tes SKD tidak ada kendala, dan berlangsung tertib. Mengingat pelaksanaan tes diawasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Apalagi pelaksanaan SKD langsung dipantau oleh BKN, baik itu komputer maupun jaringan internetnya," ujarnya.

Pantauan Banten Raya, sebelum tes SKD dimulai, ribuan peserta harus antre mengambil nomor tes. Panitia seleksi dibantu petugas Satpol PP melakukan pemeriksaan terhadap peserta yang akan masuk ke dalam lokasi ujian. Setiap pengambilan nomor tes mereka harus menunjukkan formulir pendaftaran CPNS dan KTP asli. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook