Penerima Program BPNT Bertambah 3.000

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 15:42:23 WIB   |  dibaca: 42 kali
Penerima Program BPNT Bertambah 3.000

SOSIALISASI DAN RAKOR : Dinsos Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi dengan penerima program BPNT di hotel Puri Kayana, Kota Serang, Rabu (19/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) melalui program e-waroeng di Kabupaten Serang pada tahun ini bertambah 3.000 orang dari sebelumnya 53.000 orang menjadi 56.000 orang. Penambahan jumlah penerima BPNT tersebut ditentukan oleh pemerintah pusat dengan mengacu pada pedoman umum program sembako.

Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Euis Linda Mutia mengatakan, penambahan penerima BPNT melalui program e-waroeng sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Untuk penambahan KPM (keluarga penerima manfaat) itu kewenangan pusat,” kata Euis di hotel Puri Kayana, Kota Serang, Rabu (19/2).

Ia berharap, masyarakat tidak salah menafsirkan terkait adanya penambahan penerima program BPNT tersebut. Selain itu, KPM yang menerima bantuan juga sudah masuk dalam basis data terpadu (BDT) dari pemerintah pusat. “Program sembako sudah diatur pemerintah pusat, kita hanya menjalankan saja. Untuk data orang miskin di Kabupaten Serang telah masuk dalam BDT,” ujarnya.

Terkait dengan program e-waroeng sendiri, Euis menuturkan, dalam pelaksanaannya pihaknya memegang prinsip enam T yakni, tepat sasaran, tepat harga, tepat kualitas, tepat kuantitas, tepat administrasi, dan tepat waktu. “Untuk penyaluran dan lainnya sudah ada juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknis (petunjuk teknis)-nya mengikuti aturan dari pusat,” paparnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saepudin mengingatkan, bagi KPM penerima sembako agar belanja di e-waroeng yang telah ditentukan dan tidak di sembarang tempat. “Di Kabupaten Serang sudah ada 200 e-waroeng yang telah siap melayani KPM atau penerima BPNT. Dalam sehari bisa melayani 250 KPM untuk satu e-waroeng,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini e-waroeng paling banyak di Kecamatan Padarincang yaitu sebanyak 11 titik. “Penentuan titik e-waroeng juga sesuai BDT yang juga ditentukan oleh pemerintah pusat dan Kecamatan Padarincang paling banyak. Untuk kecamatan yang lain paling banyak lima sampai enam titik,” tuturnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook