Bawang Putih dari China Dijual di Baros

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 15:43:22 WIB   |  dibaca: 87 kali
Bawang Putih dari China Dijual di Baros

OPERASI PASAR : Pengunjung Pasar Baros berebut membeli bawang putih yang dijual Pemkab Serang pada kegiatan operasi pasar, Rabu (19/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar operasi pasar (OP) di Pasar Baros dan di Pasar Petir. OP dilakukan untuk menekan harga bawang putih yang harganya masih tinggi di pasar-pasar tradisional yang mencapai Rp55 ribu per kilogram. Bawang putih yang dijual pada kegiatan OP tersebut berasal dari China dan dijual dengan harga Rp32 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang Tohiri mengatakan, harga bawang putih di pasar-pasar tradisional masih tinggi karena kurangnya pasokan. “Kegiatan operasi pasar ini dilakasanakan setelah kita melihat kondisi sekarang harga bawang putih masih di angka Rp55 ribu per kilogram,” ujar Tohiri di Pasar Baros, Rabu (19/2).

Ia berharap, dengan adanya OP, tersebut harga bawang di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Serang bisa turun sehingga masyarakat tidak terbebani. “Untuk kegiatan operasi pasar ini kita siapkan satu ton bawang putih. Insya Allah tidak merugikan pedagang karena untuk pembeliannya kita batasi. Untuk harga kita jual Rp32 ribu per kilogram. Ini program dari Kementerian Pertanian,” katanya.

Tohiri mengungkapkan, bawang putih yang dijual tersebut dipasok dari China, namun bukan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubae namun dari daerah lain. “Harga masih mahal karena pasokan yang kurang akibat adanya virus Corona. Bawang ini juga dari China tapi bukan dari Wuhan jadi dipastikan aman. Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi terkait penurunan harga bawang. Kalau masih mahal kita akan gelar di pasar-pasar yang lain,” tuturnya.

Kasi Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Kartono menjelaskan, tingginya harga bawang putih tersebut selain kurangnya pasokan dari luar daerah dan luar negeri juga karena tidak adanya pasokan dari lokal Kabupaten Serang. “Untuk lokal bawang putih enggak ada. Kalau bawang merah ada dari lokal seperti dari Kramatwatu, Baros, dan Cinangka,” katanya.

Sementara itu, Sahroni, salah seorang pedangbawang putih di Pasar Baros mengaku tidak terganggu dengan adanya kegiatan OP tersebut. “Enggak terganggu, justru membantu warga bisa mendapatkan bawang putih dengan harga murah. Sudah beberapa minggu ini memang harga bawang putih mahal terus, jadinya yang biasa beli banyak, belinya sedikit,” ujarnya. (tanjung/fikri)
 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook