Sebelum Membunuh, Samin Curhat ke PL

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55:10 WIB   |  dibaca: 90 kali
Sebelum Membunuh, Samin Curhat ke PL

TERDESAK KEBUTUHAN: JPU membacakan BAP saksi dalam sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Waringinkurung dalam sidang di PN Serang, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Sebelum melakukan pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng RT 02/01, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Samin sempat curhat persoalan keuangan dan keluarga ke Pemandu Lagu (PL), sambil meminum minum-minuman keras di Lapo yang berada di wilayah Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon.

Fakta tersebut terungkap dari berita acara pemeriksaan (BAP) kepolisian saksi Lilis Eka Lestari, PL di Lapo Kawasan JLS Kota Cilegon yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang lanjutan, di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu (19/2).

BAP tersebut dibacakan lantaran saksi tidak hadir dalam persidangan.JPU Kejari Serang Subardi yang membacakan BAP Lilis menerangkan jika sebelum kejadian pada 13 Agustus 2019, pemandu lagu tersebut sempat menemani Samin, sambil minum-minuman beralkohol. "Saksi bertemu dengan terdakwa di suatu tempat hiburan di daerah lingkar selatan Cilegon," kata JPU kepada majelis hakim yang diketuai Muhammad Ramdes dan terdakwa Samin.

Subardi menambahkan, usai mampir di Lapo tempat Lilis bekerja, Samin langsung pergi meninggalkannya. Namun Lilis tidak mengetahui arah dan pergi kemana. Saat pertemuan, Samin sempat curhat soal keuangan dan persoalan keluarga."Saksi menjelaskan tidak tau terdakwa pergi kemana setelah bertemu saksi. Terdakwa bercerita kepada saksi bahwa terdakwa sedang terpuruk baik (soal) keuangan dan rumah tangga," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, kasus pembunuhan satu keluarga tersebut bermula saat terdakwa Samin hendak berangkat bekerja sebagai penjaga lio bata. Namun dalam perjalanan, Samin melihat jendela rumah korban terbuka hingga timbul niat untuk mencuri.

Sebelum masuk ke dalam rumah, Samin lebih dahulu mengambil kayu balok. Saat sudah berada di dalam rumah, Samin melihat pemilik rumah, Siti Saadiyah, Rustadi, dan anaknya bernama Alwi, sedang dalam keadaan tertidur.

Ketika Samin akan mengambil handphone korban, handphone tersebut jatuh dan membuat Rustadi terbangun. Lantaran panik, Samin langsung memukul Rutadi dengan menggunakan kayu balok hingga meninggal dunia.

Saat memukul korban Rustadi, Siti Saadiyah terbagun dan Samin langsung memukul Siti Saadiyah dengan menggunakan kayu balok ke bagian kepala dan wajah secara bertubi-tubi. Selain menghajar suami istri tersebut, Samin juga menghajar anak korban dengan menggunakan kayu balok hingga meninggal dunia.

Usai pembacaan BAP saksi Lilis, sidang kasus pembunuhan satu keluarga itu akan kembali digelar Rabu (26/2) pekan depan, dengan agenda keterangan saksi yang meringankan terdakwa. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook