Vokalis Jamrud Serahkan 73.400 KTP

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 20 Februari 2020 - 16:06:50 WIB   |  dibaca: 98 kali
Vokalis Jamrud Serahkan 73.400 KTP

OPtIMIStIS : Bapaslon perseorangan Krisyanto-Hendra Pranova (kiri) secara simbolis menyerahkan syarat dukungan KtP ke Ketua KPU Pandeglang, Rabu (19/2).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan Krisyanto-Hendra Pranova menyerahkan dukungan KTP ke KPU Pandeglang, Rabu (19/2) pukul 14.30. Seribuan massa yang didominasi kalangan millenial tampak antusias mengantar vokalis grup band rock Jamrud dengan cara longmarch dari halaman gedung MUI Pandeglang menuju kantor KPU yang berjarak sekitar satu kilometer.

Tiba di kantor KPU Pandeglang di Komplek Perkantoran Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Krisyanto dan Hendra yang kompak mengenakan kemeja putih berpeci hitam, langsung diarahkan untuk menuju meja penerima tamu kemudian menuju aula KPU. Di lokasi ini KPU sudah menyediakan meja panjang untuk memeriksa berkas persyaratan yang dibawa calon pendaftar seperti formulir model B1, formulir B1 KWK, formulir B11 KWK, dan formulir model B2.

Usai menyerahkan berkas persyaratan, Krisyanto mengaku lega karena syarat dukungan KTP sudah memenuhi syarat minimal bahkan menurutnya lebih. “Kami membawa dan menyerahkan dukungan KTP 73.400. Jumlah ini melebihi target dan syarat yang diamanatkan KPU yaitu 69.808 KTP," kata Krisyanto.

Masih kata pria asal Kecamatan Cibaliung ini, dukungan KTP yang didapatkannya berasal dari 35 kecamatan. “Dukungan KTP yang kami peroleh merata dari 35 kecamatan. Kami juga bersyukur banyak sekali sukarelawan yang membantu memberikan dukungan dan hari ini (kemarin-red) mereka juga banyak yang mengantar kami ke KPU," tandasnya diamini calon pendampingnya Hendra Pranova.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Sujai menyatakan, dokumen yang diserahkan oleh bapaslon pasangan Krisyanto-Hendra Pranova akan diverifikasi untuk memastikan jumlah dukungan sesuai dengan ketentuan.

“Sesuai ketentuan, ada ada empat jenis dokumen yang harus dilengkapi oleh bacalon, yakni formulir model B1, formulir B1 KWK, formulir B11 KWK, dan formulir model B. Nantinya dokumen tersebut akan dihitung dan diverifikasi jumlah dukungan dan sebaran. Kalau lolos akan diberi berita acara penerimaan. Adapun kalau tidak mencapai dukungan dan sebaran, KPU akan mengembalikan untuk diperbaiki sampai tanggal 23 Februari 2020," jelasnya.

Ahmad Sujai menambahkan, selain pasangan Krisyanto-Hendra Pranova, ada empat pasangan lain yang sudah mengajukan diri mendaftar sebagai calon peserta Pemilukada Pandeglang tahun 2020. Mereka adalah Mulyadi-Dedi Andriana, Maman Faturhman-Bahrul Ulum, Ferdi Ligaswara-Wawan Ridwan, serta pasangan Aap Aptadi-M Rosyid. “Sampai saat ini baru pasangan Krisyanto-Hendra Pranova yang sudah menyerahkan dokumen dukungannya dan menguplod dukungan ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Pemilu," katanya.

Sementara itu di Kota Cilegon, bakal pasangan calon perseorangan walikota dan wakil walikota Cilegon Lukman Harun dan Nasir menyerahkan sebanyak 29.200 dukungan KTP ke kantor KPU Kota Cilegon, di Jalan KH Abdul Latif, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon.  

Keduanya datang sekitar pukul 14.00 bersama puluhan tim dan pendukung. Sementara untuk berkas salinan pernyataan asli dukungan dan foto kopi KTP dibawa dengan keranjang yang jumlahnya mencapai puluhan buah dengan satu mobil pikap.

Tidak ada iring-iringan massa dalam proses penyerahan berkas dukungan tersebut, keduanya datang dan langsung disambut Ketua KPU Provinsi Wahyul Furqon, Koordinator Divisi Wilayah Kota Serang – Cilegon KPU Provinsi Banten Eka Satialaksmana, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi dan komisioner lainnya.  

Lukman menjelaskan, ada 29.200 berkas yang diserahkan, dengan jumlah tersebut diharapkan bisa memenuhi persyaratan minimal untuk mendaftar menjadi calon dari jalur perseorangan. "Intinya saya mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah ikhlas memberikan dukungan.  Ada 29.200 yang diserahkan dan itu sesuai dengan yang di input di silon (sistem informasi pencalonan)," katanya kepada awak media.

Pasangan Lukman Harun, Nasir menyampaikan, selain menyerahkan dukungan sebanyak 29.200 KTP, pihaknya juga menyiapkan 5.000 cadangan dukungan bilamana ada berkas yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, baik ganda atau lainnya. "Ada 5.000 lagi cadangan. Namun kami meyakini jumlah 29.200 bisa cukup mengantarkan ke pencalonan," ungkapnya.

Dalam perjuangnnya menjadi walikota dan wakil, imbuh Nasir,  pihaknya mengaku siap kalah dan siap menang. "Kami minta Pilkada (pemilihan kepala daerah) bisa berjalan adil dan lancar, semuanya adem-adem saja. Kami siap menang dan juga siap kalah. Kami juga mengingatkan agar KPU bisa adil dan menjalankan proses secara baik dan benar," pungkasnya.

Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi mengungkapkan, berkas yang sudah diserahkan akan segera dilakukan pengecekan, apakah berkas tersebut sesuai dengan yang ada di Silon. Namun secara klaim bapaslon perseorangan  Lukman – Nasir sudah memberikan kurang lebih 29.200. Untuk batas minimal syarat dukungan yang ditentukan sebanyak 24.698 dukungan berdasarakan ketentuan Undang-Undang Nomor 10/2016 tentang Pilkada.“Harus diverifikasi lagi. Nanti kami akan cek B1KWK. Bisa jadi nanti sampai malam dan diteruskan sampai selesai,” paparnya.

Perlunya pengecekan, imbuh Irfan, karena bisa saja ada data ganda, atau yang bersangkutan merupakan aparatur sipil negara, polisi atau tentara, sehingga jika sudah dilakukan pengecekan maka bisa dilihat berapa jumlah syarat dukungan yang diberikan. (muhaemin/uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook