Siswa TK Dilatih Tanggap Kebakaran

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 21 Februari 2020 - 15:01:12 WIB   |  dibaca: 82 kali
Siswa TK Dilatih Tanggap Kebakaran

BERMaIN SaMBIL BELaJaR : Sejumlah siswa TK sedang menaiki mobil pemadam kebakaran saat mengunjungi kantor BPBD Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Suasana kantor Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang dipenuhi anak-anak sekolah Taman Kanak-kanak (TK), kemarin (20/2). Kunjungan mereka bersama guru sekolahnya tersebut untuk menanamkan budaya tanggap bencana sejak dini.

Pantauan Banten Raya, sejak pagi, puluhan siswa TK dari Pertiwi Cimanuk ini sudah mengunjungi kantor BPBD. Setelah pengenalan, para siswa diajak mengenal aktivitas dan tugas personel pemadam kebakaran (damkar). Mereka juga dikenalkan dengan berbagai peralatan saat damkar bertugas. Ditunjukkan pula armada mobil pemadam kebakaran, dan simulasi penanganan kebakaran.

"Petugas kami hanya memberikan pengenalan dan pelatihan tentang tata cara memadamkan api kepada anak-anak, biar mereka faham apa yang harus dilakukan ketika di lingkungan kita terjadi kebakaran," kata Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Surya Darmawan.

Dia berharap, kegiatan tersebut dapat mengenalkan mitigasi kebencanaan kepada para siswa agar lebih tanggap bencana. "Semoga para pelajar bisa lebih tahu bagaimana cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, seperti kebakaran," harapnya.

Surya menginginkan, para siswa untuk tanggap bencana. "Tanggap bencana sejak dini penting supaya mereka dapat menyelamatkan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat ketika terjadi bencana alam," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pandeglang Lilis Sulistiati menuturkan, kegiatan tersebut penting karena dapat menjadi acuan para siswa untuk lebih tanggap ketika bencana alam terjadi. "Kegiatan itu memang perlu, biar mereka tahu bagaimana menangani kalau ada bencana," tuturnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook